Polisi Berlakukan Buka-Tutup Simpang Tiga Piyungan Lagi

oleh -
img 20260721 143127

NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Arus lalu lintas di Simpang Tiga Piyungan, jalur utama Yogyakarta-Gunungkidul, kembali diberlakukan sistem buka-tutup dan rekayasa contraflow mulai Senin (20/7/2026) pukul 13.15 WIB.

Kebijakan ini diterapkan untuk melanjutkan proyek pemasangan rigid beton yang sempat dihentikan sementara saat masa libur sekolah.

Sebelumnya, sejak 30 Juni 2026 jalur tersebut dibuka normal guna mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju berbagai destinasi wisata di Gunungkidul.

Kini, pekerjaan konstruksi kembali dilanjutkan dengan fokus pemasangan rigid beton di sisi utara Simpang Tiga Piyungan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan sistem buka-tutup dan contraflow diterapkan demi menjaga keselamatan pekerja sekaligus memastikan proyek dapat selesai sesuai target pada akhir Juli 2026.

“Mulai siang kemarin kami sudah terapkan sistem buka-tutup dan contraflow di Simpang Tiga Piyungan. Ini dilakukan untuk melanjutkan pemasangan rigid beton yang sempat kami hentikan sementara waktu demi mengakomodasi lonjakan lalu lintas saat libur sekolah,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Menurut Rita, petugas telah disiagakan di lokasi untuk mengatur arus kendaraan agar kemacetan dapat diminimalkan selama pekerjaan berlangsung.

Pengaturan lalu lintas ini diperkirakan berlangsung sekitar dua pekan ke depan. Pengguna jalan dari arah Yogyakarta menuju Wonosari maupun sebaliknya diminta berangkat lebih awal karena potensi antrean kendaraan meningkat.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan jalur alternatif, seperti rute Imogiri-Patuk atau jalur lain yang diarahkan petugas. Pengendara diimbau tetap mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan. (Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.