Polres Metro Tangerang Kota Bersama Pemkot Tangerang Deklarasikan Anti Melawan Arus

oleh -197 views

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota deklarasikan anti melawan arus di taman gajah tunggal, Rabu (4/9/2019) sore. Deklarasi tersebut dalam rangka Operasi Patuh Jaya Tahun 2019.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kombes Pol Abdul Karim, Kapolres Metro Tangerang Kota, Letkol Inf Wisnu Kurniawan, Dandim 0506/Tgr, Sachrudin, Wakil Walikota Tangerang, Komandan Denpom Jaya 01 Jatake, dan Dirlantas Polda Metro Jaya yang diwakili.

Kombes Pol Abdul Karim, Kapolres Metro Tangerang Kota dalam sambutannya mengatakan, bahwa permasalahan bidang lalu lintas telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Perkembangan transportasi juga di era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman menggunakan handphone modernisasi. Kondisi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya polisi lalu lintas,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolres, dari data jumlah kecelakaan lalu lintas operasi patuh Jaya 2018 mengalami penurunan 40 persen dari tahun 2017. Jumlah pelanggaran lalu lintas operasi patuh Jaya 2018 sejumlah 212.685 meningkat 90 persen dari tahun 2017 dengan jumlah bilang sebanyak 69 906 lembar dan teguran sejumlah 142.779.

“Secara umum dari hasil evaluasi tersebut bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan dan pelanggaran terhadap rambut atau marka jalan,” jelasnya.

Lanjut Kombes Pol Abdul, Operasi Patuh Jaya 2109 akan dilaksanakan selama 14 hari dimulai sejak 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019. Operasi ini kata Kapolres, dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Sasaran prioritas operasi patuh Jaya Tahun 2019 adalah pengemudi dibawah umur, pengemudi menggunakan rotator sirine yang bukan peruntukannya, pengemudi menggunakan handphone saat mengemudi, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba atau mabuk, dan pengemudi berkendaraan melebihi batas kecepatan,” terangnya.

Kapolres berharap, dengan adanya Operasi Patuh Jaya Tahun 2019 dapat menekan jumlah korban lakalantas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas serta terwujudnya lalu lintas yang termantap,” harapnya.

Ditempat yang sama, Sachrudin, Wakil Walikota Tangerang mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi Polres Metro Tangerang Kota dalam meminimalisir pelanggaran lalu lintas di Kota Tangerang.

“Saya sangat mengapresiasi gagasan bapak Kapolres Metro Tangerang Kota ini dalam menekan angka lelanggaran lalu lintas di Kota Tangerang,” ujarnya.

Sachrudin menambahkan, dirinya berencana akan menyampaikan Deklarasi ini kepada masyarakat, bahkan juga kepada pejabat wilayah.

“Akan saya sampaikan juga kepada para Camat dan Lurah agar masyarakat tertib berlalu lintas. Aturan-aturan itu dibuat agar masyarakat hidupnya teratur,” tutupnya. (angga)