Polres Pulau Buru Telusuri Pemasok Mercuri Ilegal

oleh -326 views

NASIONALNEWS.ID, BURU – Polres Pulau Buru masih mengejar jaringan sindikat pemasok mercuri (air raksa) ilegal yang masih buron. Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Buru, AKP Uspril W F kepada NasionalNews.id di kantornya, Senin (18/11/2019).

Upril menerangkan, dua bulan lalu (17/9/2019) pihaknya berhasil menangkap seorang tersangka dan menyita barang bukti mercuri sebanyak 60 kilogram. Kasus ini sudah berjalan 60 hari dan saat ini dalam penanganan kejaksaan untuk pemeriksaan tahap dua.

“Tersangka dan barang bukti kami amankan pada hari Selasa 17 Oktober 2019 pukul 20.00 WIT di KM Dorolonda, berkat kerjasama tim gabungan anggota sabhara dan reskrim,” ungkap Kasat Reskrim Pulau Buru.

Mercuri Ilegal
Barang bukti Mercuri dalam tas, diamankan Polres Pulau Buru pada bulan lalu, Selasa (17/9/2019).

Lanjut Upril, jumlah barang bukti 60 kg air raksa (Mercuri) yang diisi didalam 5 tas dan 3 koper, tersangka berjenis kelamin perempuan, berinisial JA alias Ita.

Kasat Reskrim menambahkan, bahwa tersangka tidak melakukannya sendiri, akan tetapi masih ada beberapa orang juga yang membantu melakukan tindak pidana tersebut, mereka telah ditetapkan sebagai DPO.

“Kita tetap memproses dan mencari pihak-pihak yang mendatangkan maupun yang membantu memasukan dan mengirimkan barang tersebut.

“Polres Pulau Buru akan tetap mencari dan menelusuri kasus-kasus seperti ini,
saat ini tidak ada lagi aktifitas penambangan emas di pulau buru, seperti gunung botak, gunung nona dan gogorea, maka dari itu, bahan-bahan kimia yang dulu masih disimpan, mereka berusaha membawa untuk dijual ke daerah lain,” pungkasnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Zulkifli menjelaskan, mercuri adalah bahan kimia berbahaya yang biasa dipakai oleh para penambang emas tanpa izin (Peti) atau penambang ilegal, dan pihaknya akan menelusuri kasus ini.

“Ini mungkin prestasi yang besar, karena polres pulau buru telah menggungkap mercuri sejenis air perak, bahan kimia berbahaya yang sebanyak ini,” tandasnya. (Adam)