Polsek Jatiuwung Rekontruksi Kasus Suami Tikam Istri di Tangerang

oleh -
Polsek Jatiuwung
Tersangka Bersama Pihak Kepolisian Saat Melakukan Adegan Rekonstruksi. Foto: Iwan Halawa

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Kepolisian Sektor Jatiuwung bersama tim identifikasi Polres Metro Tangerang Kota melakukan rekonstruksi kasus suami tikam istri hingga tewas di Kampung Nagrak Kelurahan Periuk Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020).

Dalam rekonstruksi kasus yang menewaskan Yati (50) pada sabtu 8 februari 2020 lalu. Tersangka EP (72) memperagakan sebanyak 45 adegan hingga korban meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit (RS).

 

Polsek Jatiuwung
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Sugeng Hariyanto Saat Menunjukkan Barang Bukti

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Sugeng Hariyanto didampingi KabagOps, Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Simanggara Pratama Sambiring dan Kanit Reskrim AKP Zazali Hariyono kepada awak media di lokasi rekontruksi kejadian.

“Kejadian mulanya dipicu akibat saling cekcok antara keduanya dengan saling adu argumentasi hingga saling lempar asbak dan gelas yang ada di dalam kamar,” ujar Kapolres.

Karena saling berdebat, tersangka yang tengah dalam pengaruh minuman beralkohol langsung mengambil sebilah pisau dapur lalu menusuk korban dibagian leher, punggung dan dada mulai dari adegan 24 hingga 26.

“Mulai dari adegan tersebut, tersangka terus melakukan penusukan di sekujur tubuh hingga ditemukan sebanyak 43 bekas luka sesuai hasil otopsi yang dilakukan dokter di rumah sakit,” jelasnya.

Pasca kejadian tersangka langsung diamankan. Namun proses hukum berstatus dibantarkan dengan tidak dilakukan penahanan lantaran tersangka EP dalam kondisi sakit kanker tenggorokan.

“Tidak ditahan namun tetap dalam pengawasan berdasarkan pertimbangan kondisi tersangka dari hasil laboratorium yang diserahkan pihak keluarga kepada penyidik dan telah diketahui dan disetujui oleh pihak pengadilan Negeri Tangerang,” tegas Kombes Sugeng.

Diketahui, pasca penangkapan terhadap tersangka maupun keterangan dari para saksi, pihak kepolisian menyita berbagai barang bukti mulai dari pisau dapur, botol minuman, pecahan gelas dan asbak serta pakaian korban dan tersangka yang masih penuh bercak darah. (Iwan/Yuyu)