Polsek Tambora Ringkus Dua Pengedar Narkoba

oleh -243 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Polsek Tambora Metro Jakarta Barat meringkus dua pria berinisial H (25) mekanik mesin, warga Pekojan, Tambora Jakarta Barat dan FE (31) karyawan swasta, Pejagalan Penjaringan Jakarta Utara bersama barang bukti narkotika jenis sabu.

Penangkapan tersebut terjadi di kawasan Pekojan, Tambora Jakarta Barat dan Penjaringan Jakarta Utara, Selasa (09/09/2019) malam.

“Penangkapan tersebut berdasarkan adanya informasi masyarakat bahwa di sebuah rumah kost wilayah RW 12 Pekojan sering dijadikan tempat bertransaksi dan pengunaan narkoba,” kata Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manosoh, Kamis (10/10/2019) siang.

Selanjutnya, Subnit narkoba yang dipimpin Panit Narkoba Iptu Yugo Pambudi melakukan penyelidikan dan observasi wilayah sekitar kost- kost an yang di maksud, setelah di pastikan kebenaran Info tersebut, kemudian petugas langsung mendobrak pintu kost dan langsung mengamankan H (25).

“Setelah digeledah serta interogasi petugas menemukan 4 paket kecil sabu yang di simpan dalam kotak permen pagoda pastiles liquorice, dengan berat sekitar 0.66 gram,” jelasnya.

Iver Son juga mengatakan, penangkapan tersebut tersangka menjelaskan bahwa sabu tersebut ia dapat dari FE (31) di sekitar Pejagalan, Penjaringan Jakarta Utara.

“Team Buser bergerak cepat melakukan pengembangan dan benar alamat tersebut, petugas berhasil kembali mengamankan FE(31) berserta barang bukti sabu, berat sekitar 7.18 gram, yang di sembuyikan dalam helm merk KYT warna orange,” ujar Kapolsek.

Masih dikatakanya, petugas langsung mengelandang Para tersangka berikut barang bukti ke Polsek Tambora untuk penyidikan lanjut.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menambahkan, dari para tersangka disita sabu sekitar 7.74 gram, yang dimiliki kedua pelaku beserta 1 timbangan eletrik, 2 buah HP juga Helm warna orange.

“Tersangka sudah diamankan Polsek Tambora guna penyelidikan lebih lanjut.

Selanjutnya kepada para tersangka dapat di jerat dengan Pasai 114 sub pasal 112 ayat 1 UURl No. 35 Tahun 2009, tentang Tentang narkotika, dengan ancaman minimal 5 Tahun Penjara,” tutupnya.