Selama 37 Hari Polda Banten Gelar Operasi Ketupat Kalimaya 2020

oleh -
Kabid Humas Polda Banten
Kabid humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi

NASIONALNEWS.ID, SERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar operasi Ketupat Kalimaya 2020 dengan kekuatan personel berjumlah tiga ribuan yang tersebar di seluruh titik pengamanan kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Hal itu disampaikan Kapolda Banten, Irjen Agung Sabar Santoso melalui Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi bahwa operasi tersebut berlangsung selama 37 hari dari tanggal 24 April hingga 2 Juni 2020.

Edy Sumardi menyampaikan, bahwa Polda Banten beserta Polres dan Polsek didukung TNI dan Mitra Kamtibmas lainnya yang akan bersinergi dalam operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi ketupat Kalimaya 2020.

“Operasi ini untuk pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan penegakan hukum serta bantuan operasi dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam kaitannya dengan pelarangan mudik guna mencegah penyebaran wabah covid-19, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan hari raya lebaran di rumah saat ini saja alias tidak mudik, agar tidak menularkan virus corona di kampung halaman,” jelas Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi, Jumat (24/4/2020).

Edy menerangkan, bahwa penerapkan operasi ketupat 2020 ini untuk mendukung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik di wilayah hukum Polda Banten, dengan membatasi ruang gerak kendaraan dan orang, untuk tidak melaksanakan mudik, membatasi mobil penumpang dan pribadi melalui jalan tol dan jalan arteri lainnya.

“Kami juga akan melaksanakan operasi di pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, super market, minimarket, pasar, terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan, jalan utama, alternatif dan tol, rest area di jalur mudik, SPBU, depo pertamina, tempat akomodasi dan penginapan, jalur lalu lintas rawan bencana, macet, kecelakaan dan kriminalitas, pasar tumpah pada jalur mudik, lokasi perbaikan jalan, jembatan yang belum selesai dan rumah makan, restoran, tempat penimbunan bahan pokok, perlintasan kereta api tanpa palang, tempat yang diduga menjadi penyebaran covid-19, rumah sakit, lokasi perawatan dan isolasi penderita,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Banten menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, agar dapat bekerja sama dalam membantu kebijakan pemerintah dalam penangangan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Mari bersatu lawan corona, dengan warga tinggal di rumah saja, jangan melakukan berpegian atau mudik, tetap jaga kesehatan. Kami selalu bekerja untuk masyarakat, masyarakat berada di rumah untuk keselamatan warga dan membantu pemerintah,” tutupnya. (SL)

No More Posts Available.

No more pages to load.