Senilai 95 Miliar, Belasan Orang di Jawa Tengah Tertipu Mafia Tanah

oleh -
agus hartono
Para korban mafia tanah didampingi kuasa hukum Lukmanul Hakim, SH saat press release di Jakarta, Kamis (29/4/2021).

NASIONALNEWS.ID JAKARTA – Diduga menipu, Agus Hartono seorang anak pengusaha Budi Hartono pemilik perusahaan Mitra Pelintingan Sampoerna (MPS) dilaporkan ke Polisi. Sebanyak 17 orang di beberapa daerah di Jawa Tengah menjadi korban penipuan mafia tanah, meminta Presiden Jokowi mendengar tuntutannya.

agus hartono
Lukmanul Hakim, SH saat memperlihatkan photo Agus Hartono

Menurut kuasa hukum korban, Lukmanul Hakim, modus yang digunakan dengan pura-pura membeli tanah korban, untuk menumbuhkan kepercayaan calon korban diberikan uang tanda jadi.

“Setelah memberikan tanda jadi, Agus membangun komunikasi dengan baik dengan calon korban. Tujuannya untuk meminta sertifikat tanah dengan alasan untuk balik nama,” kata kuasa hukum 17 korban penipuan, Lukmanul Hakim kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Lebih lanjut Lukmanul memaparkan,  setelah menerima sertifikat dari para korban, Agus menjadikan sertifikat-sertifikat itu sebagai agunan ke beberapa bank.

“Anehnya dana yang diberikan bank-bank itu kepada Agus Hartono melebihi batas agunan yang lazim. Bank yang memberikan agunan kepada Agus itu antara lain, Mandiri, BRI Agro, BJB dan Muamalat,” ujar Lukmanul Hakim.

“Diduga kuat Agus Hartono melakukan system mark up di sejumlah bank di Jawa Tengah. Totalnya mencapai 95 miliar,” ungkapnya.

Lukmanul Hakim  menambahkan, Laporan Polisi (LP) tahun 2018 salah satu korban bernama Widagdo Sudharto di SP3, malah dijadikan tersangka. Ridwan korban lainnya LP tahun 2019 stagnan, dipidanakan tahun 2019 selama 5 bulan.

“Oleh karena itu kami berupaya dengan cara mengangkat kasus ini ke media. Kami berharap agar apabila ada korban lainnya bisa muncul dan bersama-sama meminta pertanggungjawaban Agus Hartono,” tandasnya. (Choki)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.