Terungkap, Pria Tewas Bersimba Darah di Bayur Tangerang Motif Sakit Hati

oleh -
Bayur Tangerang
Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Pratama Simanggara Sambiring saa menunjukkan barang bukti. Senin (23/11/2020).

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Kurang dari 24 jam, jajaran kepolisian sektor Jatiuwung berhasil menangkap dan mengungkap motif pembunuhan terhadap pria yang ditemukan tewas bersimbah darah, di Jalan Raya Bayur Kelurahan Periuk Kota Tangerang, pada Kamis (1911/2020) lalu.

Saat diamankan, tersangka berinisial N alias J (23) mengaku menghabisi nyawa korban Kit Fo (42) lantaran sakit hati dan dendam karena uang ganti rugi motor yang dihilangkan korban tidak sesuai harapan.
Hal tersebut diungkap Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Pratama Simanggara Sambiring didampingi Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat konferensi pers dihalaman Mapolsek. Senin (23/11/2020).
“Tersangka mengaku kecewa terhadap korban yang merupakan mantan bossnya ini karena uang ganti rugi motor yang hilang pada tahun 2017 silam tidak sesuai yang diinginkan,” ujar Kapolsek.
Karena kondisi saat ini, tersangka teringat akan motornya yang pernah dihilangkan korban untuk ditagih kembali. Namun saat ditagih korban memberikan pernyataan yang tidak menyenangkan.
Karena sakit hati yang mendalam, tersangka berencana menghabisi nyawa korban dengan menyiapkan sebuah palu lalu mendatangi rumah korban dengan berpura-pura meminta tolong untuk diantar ke rumah kerabatnya di daerah Bayur Tangerang.

“Dalam perjalanan di jalan sepi, tersangka melakukan niatnya dengan mengeluarkan palu kemudian memukul ke bagian kepala korban sebanyak 9 kali, hingga korban tewas berlumuran darah di TKP,” jelasnya.

Setelah menghabisi nyawa korban secara sadis, lalu bergegas meninggalkan korban dengan membawa lari sepeda motor yang digunakan korban saat itu, pelaku juga sempat membuang barang bukti palu yang digunakan tidak jauh dari lokasi.

“Setelah itu sepeda motor korban dibawa pergi ke wilayah Kabupaten Tangerang. Tim kami yang kebetulan pasca kejadian sudah memperoleh berbagai petunjuk di lokasi langsung bergerak cepat mencari dan meringkus tersangka,” jelasnya.

Atas pembunuhan berencana yang dilakukan, tersangka N alias J dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun dan atau 15 tahun penjara. (Wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.