Warga Soroti Proyek Aspal Tidak Sesuai Spek di Banyumas

oleh -
pekerjaan pengaspalan tidak sesuai spek yang tetulis

 

NASIONALNEWS.ID,BANYUMAS-Warga masyarakat di lingkungan Kabupaten Banyumas soroti jalanya proyek aspal jalan Desa yang bersumber dari Bantuan Keuangan Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas senilai 100.000.000,- hingga 200.000.000,- termasuk pajak, disejumlah Desa di Kabupaten Banyumas yang mana terpampang papan proyek 40X60 cm tertulis peningkatan jalan.

R, selaku warga mengamati jalanya pekerjaan proyek aspal yang terkesan jor joran menjadikan penggarap atau pihak ke 3 makin terang-terangan meniadakan material yang sudah tertera di dalam RAB.

“Bukankah Pemerintah membangun infrastruktur ini  dari pendapatan Negara maupun Daerah dari pajak yang kita bayarkan? maka dari itu sesuai pesan Presiden Jokowi yang mengajak tidak hanya aparat tapi justru yang paling penting adalah masyarakat harus ikut mengawasi agar dana Desa ini memiliki manfaat, itu sepenggal kalimat dari Presiden,” Tiru R warga Sokaraja

hasil pengaspalan tanpa pengawasan
Tampak Atas aspal lama dan aspal yang baru selesai pengerjaan akhir Desember 2023

Sambil menunjukan hasil pengaspalan yang sebagian tanpa pondasi R mengatakan, bagaimana masyarakat mendapat manfaat wong ini cuman sesaat, buat parkir kendaraan jenis mini bus saja sudah retak. Begitu juga badan jalanya yang hanya menggunakan split 1X2 dan 2X3 sebagai dasarnya.

“Ini Aspal baru 3 hari bagaimana sampai 6 bulan kedepan sebagai masa garansi, apakah akan diperbaiki atau hanya jadi tontonan masyarakat, menjadi tanggung jawab siapa ini,” tutup R

Atas hal tersebut Nasionalnews.id mencoba menelpon salah satu Kepala Desa di Kabupaten Banyumas untuk menanggapi fenomena tersebut.

“Kita sebagai Kepala Desa serba bingung proyek yang bersumber dari APD Kabupaten ini memang biasanya dikerjakan oleh pihak ketiga, kalau Kades protes nanti kades yang rewel tidak diberikan anggaran Bankeu Kabupaten yang diminta melalui proposal kepada para Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten maupun Provinsi,” kata Kades melalui sambungan telpon

aspal jalan lingkungan desa

Kades menambahkan,yang begitu sudah hal yang lumrah dari jaman dulu terjadi bukan hal yang baru, Sedang satu sisi masyarakat menginginkan jalanya bagus, jadi Kades harus mendekat ke Dewan supaya ada anggaran masuk paling tidak 50% dari jumlah Dana Desa tahun lalu ke Pemerintah Desa setempat.

“Ada tuh Desa yang tidak mendekat ke Dewan ya mereka tidak mendapatkan Bantuan Keuangan dari Kabupaten sebagai dana aspirasi Dewan,” tutupnya. 25/12/2023

IMAM S

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.