Launching Rumah Pantas Gemilang, Kades Pangkalan Inginkan Bantuan Armada dan Mesin Cacah Sampah Dari DLHK

oleh -
img 20240307 wa0160
Foto: Potong pita launching Rumah Pantas Gemilang, di Jalan Gili Miring Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Nasionalnews.id.Tangerang – Pemerintah Desa (Pemdes) Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang saat ini sudah mempunyai Rumah Pangkalan Tanpa Sampah (Pantas) Gemilang untuk pengelolaan sampah yang sudah berjalan hampir enam bulan di Jalan Gili Miring.

Program Pangkalan Tanpa Sampah (Pantas) Gemilang diadakan untuk mengurangi debit sampah yang berada di Desa Pangkalan dan memberdayakan warga sekitar untuk memilah sampah yang dikelola.

Pantas Gemilang yang digagas Kepala Desa Pangkalan, Ahmad Muhrim telah mendapat support dari Corporate Social Responsibility (CSR) PIK 2. Meski begitu, Ahmad Muhrim masih menginginkan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat.

“Uji coba enam bulan, alhamdulillah kurangi volume sampah dari Desa Pangkalan yang dikirim ke TPA Jatiwaringin. Dan program ini dibantu CSR PIK 2, selain itu kita juga ingin dapat bantuan dari DLHK,” tutur Muhrim di lokasi Rumah Pantas Gemilang, Kamis (7/3/24) siang.

Muhrim mengaku, program yang digagasnya tersebut masih terkendala oleh armada pengangkut sampah dan mesin pencacah. Ia berharap DLHK Kabupaten Tangerang memberikan bantuannya untuk Rumah Pantas Gemilang agar berjalan lancar.

“Kita masih butuh mobil untuk buang residu sampah ke Jatiwaringin, dan mesin untuk kelola sampah yang telah dipilah oleh pekerja 7 orang, bila ada bantuan armada dan mesin cacah sampah dari DLH pasti lebih enak geraknya,” ucap Muhrim.

Menurut Muhrim, pekerja di Rumah Pantas Gemilang diupah 70 ribu perhari yang diambil dari hasil iuran bulanan kebersihan warga Desa Pangkalan, dan hasil penjualan sampah yang telah dipilah oleh ketujuh pekerja tersebut.

“Jumlah yang kerja ada 7 sama pengurus 2 orang, mereka kita upah perorang 70 ribu perhari, anggarannya kita ambil dari iuran warga yang sudah jadi pelanggan buang sampah, dan dari hasil penjualan sampah yang telah dipilah,” ungkapnya.(ig)