Tawuran di Palmerah Sebabkan Satu Toko Terbakar

oleh -
img 20210428 094530

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Aksi tawuran antar kelompok yang terjadi di Jalan Kota Bambu Utara 1 Palmerah Jakarta Barat tersebut menggunakan petasan kembang api, hingga menyebabkan satu toko perlengkapan bayi terbakar.

Peristiwa tersebut tidak meluas karena tak selang berapa lama petugas kepolisian dari unit Jatanras Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Palmerah membubarkan aksi tawuran yang terjadi di Jalan Kota Bambu Utara 1 Palmerah Jakarta Barat, Senin (26/4/2021).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Akbp Teuku Arsya Khadafi mengatakan, aksi tawuran antar dua kelompok remaja tersebut terjadi di antara perbatasan Kota Bambu dengan Jatipulo Palmerah, Jakarta Barat.

“Setelah mendapatkan informasi kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Palmerah dan dinas terkait untuk bergerak membubarkan tawuran tersebut,” ujar Akbp Arsya saat dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021).

Arsya juga menjelaskan, beruntung aksi tawuran tersebut tidak sempat meluas dan tidak memakan korban jiwa berkat kesigapan anggota dari unit Jatanras dibawah pimpinan Kasubnit Jatanras Ipda M Rizky Ali Akbar dan Polsek Palmerah mendatangi lokasi kejadian.

Aksi Tawuran dua kelompok saling serang tersebut para remaja menggunakan berbagai macam senjata tajam dan melempar batu, dan botol beling, bahkan salah satu kelompok pelaku juga menyerang dengan petasan kembang api hingga menyebabkan satu toko perlengkapan bayi terbakar yang berada di tengah pemukiman warga penduduk.

“Beruntung berkat kesigapan anggota dibantu warga satu toko yang terbakar berhasil di padamkan dengan menggunakan air dan peralatan seadanya sehingga api tidak merambat ke bahan bangunan lainnya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, aksi tawuran yang terjadi membuat masyarakat sudah sangat resah dan terganggu apa lagi saat ini merupakan bulan suci ramadhan rekan dan saudara umat muslim sedang menjalankan ibadah menuju hari kemenangan.

Arsya berharap jika ada kejadian serupa agar jangan ragu untuk melaporkan ke pihak kepolisan terdekat.

Berharap aksi tawuran tersebut tidak terjadi lagi juga membutuhkan peran aktif masyarakat untuk berpartisipasi menjaga wilayah masing-masing agar aman kondusif

“Paling terpenting serta hal yang menjadi perhatian kita semua harus bisa perduli dengan lingkungan demi ketentraman bersama ” tutupnya

(Budi Beler)