Ketua RW Positif Narkoba, GERAM Desak Walikota Jakbar Gelar Tes Urine

oleh -
img 20230712 233522
Ketua DPW Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Provinsi DKI Jakarta Moh. Masykur

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Walikota Jakarta Barat didesak untuk melakukan tes urine terhadap ketua RT dan RW. Hal tersebut disampaikan Ketua DPW Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Provinsi DKI Jakarta Moh. Masykur saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (12/7/2023).

Masykur sangat menyayangkan dengan adanya salah satu ketua RW yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Berdasarkan keterangan warga, ada salah satu ketua RW yang ditangkap polisi, karena keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkoba. Lalu kami melakukan pengecekan langsung ke Polres Tangerang Kota. Dan benar, 3 diantaranya yang ditangkap polisi adalah salah satu ketua RW, dan saat dilakukan tes urine, mereka positif pengguna narkoba jenis sabu,” kata Masykur.

Masykur juga menjelaskan, setelah diketahui positif menggunakan narkoba, tiga orang tersebut, yang salah satunya ketua RW lalu dibawa ke BNN Kota Jakarta Selatan untuk dilakukan rehabilitasi.

“Mereka dibawa ke BNN Kota Jakarta Selatan dan dilakukan rehabilitasi atau rawat jalan selama tiga bulan dengan syarat wajib lapor,” ungkapnya.

Dengan adanya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan salah satu ketua RW, GERAM meminta kepada Walikota Jakarta Barat agar melakukan tes urine kepada ketua RT maupun ketua RW. Hal tersebut sebagai bentuk pelaksanaan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika (P4GN) dan sesuai keputusan Gubernur Kepgub 625 Thn 2020 dan Kepgub no 483 tahun 2021 tentang P4GN di wilayah Provinsi DKI Jakarta

“Kalau bisa bukan hanya RT RW, akan tetapi semua jajaran dari tingkat kelurahan, kecamatan dan jajaran walikota agar dilakukan tes urine juga,” ucapnya.

Masykur juga menegaskan, kalau pemimpin wilayah seperti RT atau RW menjadi pengguna narkoba, sebaiknya Walikota perintahkan jajarannya untuk melakukan tindakan tegas, dengan mencopot atau memberhentikan dari jabatannya.

“Kita meminta Walikota Jakarta Barat tidak melempem, namun ikut serta dalam penindakan terhadap jajarannya yang terlibat juga menjadi pengguna narkoba,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.