Kereta Api Tabrak Truk di Lamongan, Sopir: Palang Pintu Belum Tertutup

oleh -
img 20220309 wa0015

NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Ekonomi lokal relasi Cepu-Surabaya Pasarturi dengan truk di perlintasan sebelah barat Terminal Lamongan palang pintu belum tertutup. Hal tersebut dibenarkan sopir truk.

“Saat itu posisi macet, saya pelan-pelan. waktu itu palang pintu belum nutup, sirine sempat bunyi tapi posisi saya ada di tengah rel, akhirnya tertabrak,” kata Bachtiar sopir truk naas nopol K 8438

Menurut Bachtiar Novendi, peristiwa tersebut terjadi saat itu lalu lintas di sekitar perlintasan KA sedang padat.

Namun saat kereta menabrak truknya, Bachtiar masih berada di dalam truk dan ikut terseret hingga puluhan meter ke arah timur pada posisi di tengah antara double track.

“Saat terseret kereta, saya berusaha mengendalikan setir untuk mengikuti arah kereta, supaya truk tidak terbalik,” ungkapnya.

Ia berusaha menahan setir, agar bisa searah dengan jalur double track. Bachtiar mengaku masih beruntung saat itu tidak ada KA yang melaju dari arah berlawanan saat insiden terjadi.

Menurutnya, andai ada KA yang datang dari arah berlawanan, bisa jadi ia dan keneknya berikut truk yang dibawanya akan terjepit dan tak berbentuk.

Pria asal Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban itu pun bertanya-tanya, kenapa palang pintu tidak tertutup ketika ada kereta api datang.

Sirine mendadak. Begitu bunyi, kereta sudah datang dan menabraknya.

“Kalau otomatisnya macet, petugas palang pintu kan bisa turun ke jalan,” kata Bachtiar.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo Widodo mengungkapkan, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya ada 3 korban mengalami luka ringan.

Jadi untuk kecelakaan ini korban ada 3, semua luka ringan, yaitu masinis, pembantu masinis dan kernet truk.

Anang mengungkapkan, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi peristiwa kecelakaan, bahwa memang ada keterlambatan menutup palang pintu perlintasan.

“Hasil olah TKP, sementara ini kami dapati memang pada saat menutup palang pintu ini ada keterlambatan. Saat ini dua orang penjaga palang pintu dalam tahap pemeriksaan,” ujar Anang.

(Sholli)

No More Posts Available.

No more pages to load.