Di Tengah Pandemi Covid-19, SMA Negeri 2 Tangsel akan Wisuda 490 Siswa

oleh -
SMAN 2 Tangsel

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGSEL – Siswa kelas 12 sudah lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak beberapa bulan lalu, biaya kegiatan wisuda belum ada proses pengembalian dan walau sudah mengalami penundaan sebanyak empat kali karena pandemi Covid-19 serta berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangsel.

Ketua Panitia Wisuda SMA Negeri 2 Tangsel, Ikbal menjelaskan kepada Nasional News melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (18/7/2020), bahwa kegiatan wisuda permintaan siswa dan perwakilan orang tua siswa serta sudah mendapat izin dari Pengelola Gedung di Perumahan Puspitek. Dirinya sudah mempersiapkan surat permohonan untuk meminta izin pada Gugus Tugas Covid-19 dan Kepolisian untuk kegiatan wisuda tersebut.

“Acara dipastikan mendapat izin, kita sudah siapkan berkas surat perizinan untuk dilayangkan, acara akan kita laksanakan tanggal 11-12 Agustus 2020 sebanyak 494 siswa,” pungkasnya.

Sementara Pengelola Gedung Olah Raga (GOR) dan Gedung Pertemuan di Perumahan Puspitek, Budiman mengaku pernah ada dari pihak SMA Negeri 2 Tangsel yang meminta izin untuk menyewa gedung pertemuan di Perumahan Puspitek.

“Penah ada sih pak, yang mau pinjam gedung, tapi itu sudah lama, ga tau jadi atau tidak,” kata Budiman kepada Nasional News melalui telepon selulernya, Kamis (23/7/2020).

Budiman menambahkan, bahwa jika memang ada izin dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangsel, maka dibolehkan menggunakan gedung tersebut.

“Selagi ada izin dari pimpinan Puspitek dan Ketua Gugus Tugas, boleh saja,” jelasnya.

Namun Budiman menyangkal, terkait pengelola gedung yang membolehkan menggunakan gedung tanpa seizin Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangsel.

“Engga, saya ga pernah ngomong kalau boleh make gedung walau tidak ijin,” kilahnya.

Kegiatan wisuda SMA Negeri 2 Tangsel berpotensi tertunda untuk kelima kalinya, rencananya akan dilaksanakan 11-12 Agustus 2020 di gedung pertemuan di kawasan Puspitek. Sebelumnya, Pengelola gedung di kawasan Puspitek, Rukmana menegaskan, bahwa tidak mengijinkan gedung digunakan selama Virus Corona masih mewabah.

“Selama wabah pandemi Covid-19 gedung pertemuan di wilayah puspitek tidak boleh digunakan untuk melaksanakan acara yang mengumpulkan orang banyak,” ungkap Rukmana kepada Nasional News melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (14/7/2020).

Rukmana menjelaskan, perintah Pimpinan Puspitek selama pandemi Covid-19, gedung pertemuan di kawasan Puspitek tidak boleh digunakan untuk acara.

“Selama pandemi tidak boleh ada acara, perintah pimpinan puspitek juga sama, selama pandemi tidak boleh ada acara,” tandasnya. (yuyu)