Hadapi Pilkada Serentak 2020, Ditsamapta Polda Banten Tingkatkan SDM Personil

oleh -
Img 20200312 Wa0002

NASIONALNEWS.ID, BANTEN – Menghadapi pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 dan guna mewujudkan pelayanan pengamanan kepada masyarakat, Direktorat Samapta Polda Banten melatih serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) anggotanya. Salah satu bentuk peningkatan SDM, adalah latihan formasi Pengendalian Massa (Dalmas), di lapangan Merah Polda Banten Rabu (11/03/2020), pukul 07.45 Wib.

Kegiatan latihan formasi Dalmas itu, diikuti oleh seluruh personel Samapta Polda Banten dan latihan formasi Dalmas dipimpin langsung Kabag Binopsnal Samapta Polda Banten AKBP Yahya Atmaja didampingi Kasubag Renmin Samapta Polda Banten Kompol Abdul Mufahir, Kasubdit Dalmas Samapta Polda Banten Kompol Heri Fitriyono dan Kasi Nego Samapta Polda Banten Kompol H Masah SH.

Dalam latihan tersebut, puluhan personel Samapta melakukan latihan teknik formasi pengendalian massa. Sebelum melakukan latihan, puluhan personel dilatih fisik terlebih dahulu, yakni dengan berlari mengelilingi lapangan. Setelah berkeringat, anggotanya mulai berbaris. Mereka melaksanakan latihan teknik formasi dalmas dengan kompak.

Wadir Samapta Polda Banten, AKBP Achmadi SIk, melalui Kabag Binopsnal Samapta Polda Banten AKBP Yahya Atmaja mengatakan, latihan dalmas tersebut, diikuti semua personel Direktorat Samapta.

“Latihan ini, merupakan kegiatan rutin sesuai waktu yang ditentukan dan dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,” ujarnya usai Latihan.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, bahwa pelaksanaan latihan tersebut, selaras dengan penjabaran dari Program Prioritas Bapak Kapolri, Yaitu meningkatkan SDM yang unggul.

Selain Unggul, Pelatihan ini sekaligus untuk me-refresh serta melatih kemampuan agar anggotanya semakin profesional dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan,” jelasnya.

Lanjutnya, anggota sudah memiliki gambaran apa yang akan dilakukan jika menghalau massa dan kemungkinan terburuk terjadi tidak bentrok massa, yang di lakukan secara terukur serta sesuai tahapan tahapan tindakan berdasarkan ancaman yang di hadapi.

“Dengan kegiatan pelatihan formasi dalmas tersebut, maka masing-masing personel kekuatan fisiknya terus terjaga dengan baik. Lebih dari itu, dengan seringnya dilaksanakan latihan, maka personel akan mudah dan lancar untuk melakukan pengamanan terhadap massa yang melakukan aksi unjuk rasa.” terangnya.

Tambahnya, personel juga dipersiapkan untuk menghadapi demonstrasi yang menerjunkan massa dalam jumlah besar, serta mengantisipasi terjadinya anarkis, sehingga dengan banyak latihan, para personel akan mudah menghalau massa dan menghadapi masa peserta unjuk rasa.

“Kita terus memperdalam teknik formasi Dalmas, agar anggota di lapangan lebih mahir, sehingga menjadi personel yang terlatih, tangguh dan bertanggung jawab dalam menjalani tugas pengamanan unjuk rasa, dengan tetap mengedepankan Sisi Humanis sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya. (Bid Humas)