Jadi Tempat Prostitusi dan Peredaran Miras, Ulama Tasik Malaya Minta Terminal Cilembang Dirobohkan

oleh -
img 20231112 wa0077
Foto: Tokoh Agama KH.Yan Yan al-Bayani.

NASIONALNEWS.ID, TASIKMALAYA – Ulama di Kabupaten Tasikmalaya meminta kepada Pemkab untuk membongkar sebuah bangunan eks terminal Cilembang yang di sinyalir di gunakan sebagai tempat peredaran miras, prostitusi dan penjualan binatang Anjing untuk dikonsumsi. Permintaan tersebut untuk menjaga Marwah Kabupaten Tasikmalaya sebagai Kota Santri. Minggu (12/11/2023).

“Kami para ulama, pimpinan ormas-ormas Islam serta masyarakat Tasikmalaya meminta kepada Pemerintah Tasikmalaya untuk segera meratakan, merobohkan yang ada di eks terminal Cilembang karena menurut hasil investigasi kami tempat tersebut di salah gunakan, dijadikan tempat peredaran minuman keras,ciu, tuak serta tempat prostitusi,” katanya melalui vidio yang di sampaikan KH.Yan Yan al-Bayani.

Masih kata KH.Yan Yan, setelah bangunan tersebut dirobohkan KH.Yan Yan meminta kepada Pemda Tasikmalaya agar tempat tersebut di gunakan sebagai tempat kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka menjaga Marwah Kabupaten Tasik sebagai Kota Santri

“Setelah diratakan kami mohon agar di gunakan kegiatan -kegiatan yang di jadikan pusat kegiatan keagamaan, lembaga keagamaan atau pusat pendidikan yang tidak bertentangan atau merusak Marwah kota santri ,” pintanya.

KH Yanyan beserta ulaman dan santri menyatakan siap membantu Pemda Tasikmalaya untuk merobohkan eks bangunan terminal tersebut jika terkendala persoalan anggaran.

“Andai kata yang jadi persoalannya ketersediaan dananya, kami pondok pesantren santri se Tasikmalaya beserta segenap masyarakat bersedia bergotong royong merobohkan dan meratakannya agar tidak di jadikan tempat kemaksiatan,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.