Sekel Muncul Nyatakan Tidak Takut Baking Pengedar Obat Tipe G

oleh -
img 20231103 wa0139

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Sekertaris Kelurahan (Sekel) Muncul Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan mengaku tidak takut adanya baking yang melindungi peredaran obat terlarang golongan G. Hal tersebut diungkapkan pasca operasi yang dilaksanakan di sebuah toko kelontongan pada Jumat (3/11/2023).

Sebelumnya, banyak masyarakat yang tersandung narkoba dan banyak pula masyarakat kehilangan harta bendanya akibat penggunaan obat terlarang tersebut.

Sekel Muncul, Muhamad Ali mengaku akan terus memerangi peredaran narkoba di wilayahnya sampai tidak ada lagi peredaran narkoba, ia pun mengaku tidak takut jika ada yang membekingi pengedar obat tipe G tersebut .

“Dan kami tidak takut apabila ada dugaan oknum-oknum tertentu yang menjadi beking penjualan obat golongan G berkedok warung kelontong,” kata Ali melalui pesan singkat, setelah penggerebekan pengedar obat tipe G dengan modus warung kelontongan.

Lebih jauh Ali menjelaskan, bahwa penggerebekan penjual obat gol-G adalah gerakan masyarakat yang ingin wilayah Kelurahan Muncul bersih dari narkoba sehingga mengakibatkan banyak masyarakat muncul kehilangan harta benda .

“Kelurahan Muncul dua tahun terakhir, sering terjadi penangkapan kasus penyalahgunaan narkoba yang pada akhirnya banyak orang tua dan keluarga yang hancur, habis harta bendanya karena ada salah seorang anggota keluarganya yang terjerumus kasus narkoba, maka gerakan masyarakat (germas) ini sejatinya adalah untuk menghentikan jatuhnya air mata para orang tua dan keluarga yang anggota keluarganya berurusan hukum karena narkoba,” terangnya

Germas terdiri dari, gabungan antara organisasi kepemudaan ,RT,RW dan aparat penegak hukum di wilayah Kelurahan Muncul.

“Germas ini kolaborasi antara Kelurahan Muncul, RT,  RW, Karang Taruna, Binamas dan Babinsa,” ungkapnya.

Menurut informasi yang dihimpun, Sebuah warung kelontong yang menjual obat terlarang berhasil digagalkan oleh Kepolisiam Sektor (polsek) Cisauk di Jalan Raya Serpong Kp. Baruasih Rt. 10/03, Kel.Muncul, Kec.Setu Kota Tangerang Selatan, Rabu (1/11/2023).

Penggerebegan tersebut dipimpin Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya dan Kanit Reskrim Iptu Fathurroji, dan telah berhasil mengamankan barang bukti 212 butir tramadol, 318 butir eksimer dan uang sebesar Rp.100.000,- hasil penjualan obat terlarang.

AKP Dhady Arsya mengatakan pada hari Selasa 31 Oktober 2023 diketahui jam 12.40 WIB, piket Polsek Cisauk menerima laporan dari masyarakat adanya seseorang yang menjual obat-obatan tanpa izin.

“Mendapat laporan tersebut tim langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial (MR) berdasarkan informasi dari masyarakat,” kata Kapolsek di lansir dari pos rakyat.

Ia juga membenarkan bahwa penjualan obat terlarang tersebut dilakukan di sebuah warung kelontong agar tidak mencurigakan.

“Tersangka yang kami amankan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus,” jelasnya.

(Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.