Warga Gempol Angkut 520 Kilogram Sampah dari Kali Buntung

oleh -
img 20260720 144607

NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Sebanyak 520 kilogram sampah anorganik berhasil diangkat dari aliran Kali Buntung dalam aksi gotong royong yang melibatkan sekitar 100 warga Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Minggu (19/7).

Aksi ini menjadi bukti kepedulian masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai di tengah padatnya kawasan permukiman.

Kegiatan bertajuk “Bersih Sungai Kali Buntung Gempol, Lestari Alamku, Lestari Desaku” yang diinisiasi Komunitas Kali Buntung Gempol (KKB Gempol) tersebut didukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Pemerintah Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Forum Komunitas Sungai Sleman (FKSS), serta berbagai elemen masyarakat.

Selama hampir tiga jam, peserta menyusuri aliran sungai dan mengumpulkan 65 karung sampah berupa plastik, styrofoam, botol, hingga limbah rumah tangga.

Seluruh sampah kemudian dievakuasi UPT Persampahan DLH Sleman untuk diproses lebih lanjut.

img 20260720 144523

Aksi bersih sungai dilanjutkan dengan sarasehan lingkungan. Kepala Seksi Pengendalian DLH Sleman, Sasi Kirana, menegaskan pelestarian sungai harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat.

“Jangan membuang sampah maupun limbah cair rumah tangga langsung ke sungai tanpa melalui proses pengolahan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat menanam pohon di bantaran sungai untuk menjaga debit air, memperkuat tebing, dan mencegah erosi.

Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto mengatakan pelestarian sungai harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah kalurahan siap memfasilitasi pengajuan bibit pohon kepada DLH Sleman serta mengajak warga membiasakan memilah sampah dari rumah.

Sementara itu, Panewu Depok Rakhmat Harinawan mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara karena menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat,” ujarnya.

Gerakan ini sejalan dengan Program Kali Bersih (Prokasih) Kabupaten Sleman yang mendorong kolaborasi pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kualitas air serta kelestarian daerah aliran sungai.

Diharapkan aksi serupa dapat menginspirasi komunitas lain untuk terus menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan. (Jat)

No More Posts Available.

No more pages to load.