NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Warga Sleman kini bisa memesan fasilitas olahraga dan rekreasi sekaligus membayar retribusinya secara online. Pemerintah Kabupaten Sleman resmi meluncurkan aplikasi Venue Sleman untuk memudahkan pemesanan dan pembayaran tanpa harus datang ke kantor.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Jumat (30/10), di The New Atrium Hotel, Mlati, Sleman. Peluncuran ditandai dengan kick-off pembayaran retribusi digital dalam acara High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Sleman.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sleman mempercepat digitalisasi transaksi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Danang Maharsa mengapresiasi sinergi Pemkab Sleman dengan Bank Indonesia Perwakilan DIY dan PT Bank BPD DIY dalam mendorong penerapan pembayaran digital.
Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi fondasi penting untuk membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
“Setiap rupiah yang disetorkan oleh masyarakat dapat tercatat secara real-time, akurat, dan langsung masuk ke kas daerah. Ini akan mengalir utuh menjadi modal pembangunan di Kabupaten Sleman,” tegas Danang.
Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang memungut retribusi segera mengoptimalkan pembayaran melalui kanal digital, seperti QRIS dan virtual account.
Dengan sistem tersebut, Pemkab Sleman berharap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin meningkat. Di sisi lain, masyarakat juga mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan praktis.
Kepala BKAD Kabupaten Sleman, Wawan Heriawan, menjelaskan digitalisasi transaksi pemerintah daerah atau Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) kini menjadi kebutuhan dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Melalui Venue Sleman, masyarakat bisa mengecek ketersediaan fasilitas olahraga dan rekreasi, melakukan pemesanan, hingga menyelesaikan pembayaran secara non-tunai.
“Melalui aplikasi Venue Sleman, wajib retribusi kini dapat melakukan pengecekan ketersediaan fasilitas rekreasi dan olahraga, pemesanan, hingga pembayaran secara non-tunai tanpa harus datang ke kantor,” jelas Wawan.
Lima Fasilitas Sudah Terintegrasi
Saat ini, sejumlah fasilitas olahraga dan publik di Kabupaten Sleman telah terhubung dengan sistem pemesanan dan pembayaran digital melalui Venue Sleman.
Fasilitas tersebut meliputi:
- Stadion Maguwoharjo.
- Stadion Tridadi.
- Gedung Olahraga Pangukan.
- Gedung Olahraga Klebengan.
- Lapangan Tenis dan Lapangan Denggung.
Kehadiran aplikasi ini diharapkan membuat pengelolaan fasilitas milik pemerintah semakin tertib dan mudah diakses masyarakat.
Pemkab Sleman juga berharap digitalisasi pembayaran retribusi mampu menekan potensi kebocoran penerimaan daerah. Dengan pencatatan transaksi secara digital, setiap pembayaran dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan secara lebih transparan. (Jat)






