Bulog Rambah Operasi Pasar Tradisional di Yogyakarta

oleh -
oleh
img 20250904 183152

NASIONALNEWS.ID YOGYAKARTA – Gerakan Pangan Murah (GPM) mendapat tempat tersendiri kalangan masyarakat berpenghasilan rendah hampir disemua Pasar Tradisional di Jogjakarta.”

Setiap kami mendatangi langsung dari beberapa pasar tradisional mendapat sambutan tersendiri” kata Joni salah seorang karyawan Perum BULOG Kanwil Jogjakarta Kamis (4/9/2025).

Dalam memenuhi kebutuhan dan memastikan pangan pokok beras tetap terjangkau Perum BULOG Kanwil Jogjakarta setiap hari langsung mengerahkan karyawannya ke Pasar Tradisional yang ada di Jogjakarta.

“Hari ini kami mendapat perintah dan tugas pasarkan dus ton beras dengan harga eceran tertinggi 12.500 rupiah perkilonya” kata Joni ditengah kesibukan melayani pembeli di Pasar Kolombo.

Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kegiatan GPM Serentak bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DIY, dilaksanakan di 64 Kapanewon dan 14 Kemantren (78 Kecamatan).

Sesuai petunjuk teknis pelaksanaan SPHP tahun 2025, saluran distribusi Beras SPHP dapat dilakukan melalui beberapa cara, diantaranya yaitu pedagang eceran di pasar rakyat, Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Pemerintah Daerah melalui outlet pangan binaan dan GPM, Outlet BUMN, Rumah Pangan Kita (RPK), Toko Ritel Modern/ Swalayan, serta Instansi Pemerintah seperti TNI dan Polri melalui Koperasi atau Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sementara itu Lurah Pasar Kolombo, Kuwat, menyambut baik kegiatan  program ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan beras murah kepada warga masyarakat.

“Kami selaku pengelola Pasar Kolombo Condongcatur   menyambut baik program ketahanan pangan yang langsung menjangkau pasar pasar tradisional,” pungkasnya     (Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.