NASIONALNEWS.ID, Padang – Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menilai Sumatera Barat (Sumbar) memiliki potensi ekonomi yang besar.
Namun, provinsi ini mengalami tingkat kerawanan bencana yang tinggi seperti gempa bumi, banjir, dan longsor.
“Dalam perspektif pertahanan negara, bencana alam merupakan ancaman nonmiliter yang dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan wilayah,” kata Deputi Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Dr. Yayat Ruyat, M.Eng.
Keterangan ini disampaikannya dalam diskusi bertajuk ‘Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Alam di Sumatera Barat melalui Sinergi Kebijakan Pertahanan Negara’ di Padang, Sumbar pada Rabu (11/2/2026).
Forum ini sebagai wadah guna merumuskan kebijakan terpadu dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan nasional berbasis wilayah.
Percepatan pemulihan ekonomi pascabencana perlu dilakukan dengan pendekatan komprehensif.
Langkahnya melalui penguatan infrastruktur strategis yang tangguh bencana.
Selain itu pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dan peningkatan kapasitas kelembagaan dan koordinasi lintas sektor.
Sementara itu kunjungan kerja dan penyerahan bantuan juga dilakukan ke sejumlah lokasi terdampak bencana seperti SDN 05 Batang Anai dan SD 49 Batang Kabung Lubuk Minturun.
Kemudian, Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai, Nagari Salareh Aia Kabupaten Agam, wilayah Tanah Datar, dan audiensi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan ini berlangsung pada 9–13 Februari 2026 guna memperoleh gambaran langsung kondisi lapangan.
Selain itu merumuskan solusi kebijakan yang konkret dalam mempercepat pemulihan ekonomi Sumbar dan memperkuat ketahanan nasional berbasis wilayah.











