NASIONALNEWS.id,YOGYAKARTA–Suasana santai dan penuh keakraban menyelimuti Eastern Kopi TM, Kotabaru, pada Kamis (29/1/2026). Di tengah aroma kopi, Kepala Kanwil BULOG Yogyakarta yang baru, Dedi Aprilyadi, menggelar Media Gathering perdana untuk mempererat silaturahmi dengan 40 perwakilan media cetak, elektronik, dan daring.
Wartawan dalam Mata BULOG: Pembawa Senyum dan Edukasi
Membuka sambutannya dengan nada santai, Dedi Aprilyadi memberikan apresiasi unik terhadap profesi jurnalis.
“Wartawan itu banyak pahalanya. Kadang memberikan orang senyuman, terkadang menangis juga, iya kan?” seloroh Dedi yang disambut tawa hangat para awak media.
Bagi Dedi, media bukan sekadar mitra pemberitaan, melainkan pilar penting yang menjalankan empat fungsi utama: informasi, pengawasan, edukasi, dan hiburan. Ia berharap media terus menyebarkan informasi positif dan membangun terkait pelayanan pangan di DIY.
Transparansi Tanpa Jarak
Sebagai sosok yang baru bertugas di Yogyakarta sejak Oktober 2025 (setelah sebelumnya mengabdi di Papua), Dedi menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Ia membuka pintu lebar-lebar bagi kritik dan masukan dari rekan media.
“Bila ada informasi yang kurang baik terkait pelayanan BULOG Yogyakarta, teman-teman media jangan segan melapor langsung. Nomor kontak kami sudah tahu, kan?” tegasnya didampingi Humas BULOG Yogyakarta, Pandu Dewantoro.
Kabar Baik: Stok Beras DIY Melimpah 101%
Dalam kesempatan tersebut, Dedi memaparkan data menggembirakan terkait ketahanan pangan:
Lonjakan Penyerapan: Untuk wilayah Yogyakarta, penyerapan beras petani mencapai 195 ribu ton. Angka ini melonjak tajam 101% dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 153 ribu ton.
Ketahanan Nasional: Secara nasional, stok di gudang BULOG telah mencapai 4 juta ton.
Amunisi Menuju Panen Raya: Proses penyerapan akan terus dilakukan hingga April 2026. Dengan angka ini, stok pangan dipastikan aman hingga memasuki puncak masa panen raya mendatang.
Komitmen Pelayanan Masyarakat
Pertemuan ini menegaskan kembali tugas utama BULOG dalam menjaga stabilitas harga, menyerap gabah petani, serta menyalurkan beras Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) dan bantuan logistik lainnya.
Acara diakhiri dengan sesi bincang santai dan doa bersama, menandai babak baru kolaborasi antara BULOG Yogyakarta dan insan pers demi menjaga perut rakyat tetap kenyang dan harga pasar tetap tenang.
(RIDAR)







