NASIONALNEWS.id, JAKARTA BARAT – Korban banjir di Jakarta Barat belum mendapatkan bantuan sosial. Hal tersebut disampaikan beberapa korban banjir di wilayah Kecamatan Kembangan juga Kecamatan Cengkareng.
Pantauan nasionalnews.id, Jumat (23/1/2026) banjir merendam di permukiman warga di Kelurahan Kapuk, Cengkareng Timur, Kelurahan Rawa Buaya juga Kelurahan Duri Kosambi, juga di wilayah Kelurahan Kembangan Selatan
Sebelumnya, pada Rabu dan Kamis (21–22/1), banjir hanya menggenangi jalan-jalan protokol dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Namun, intensitas hujan yang terus meningkat menyebabkan banjir meluas hingga masuk ke kawasan permukiman penduduk.
Di Kampung Klingkit RW 11, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, banjir telah merendam rumah warga sejak Kamis (22/1/2026) pukul 21.00 WIB. Hingga Jumat siang, ketinggian air masih mencapai sekitar 50 sentimeter.
Sementara itu, di wilayah Kembangan Selatan, Jakarta Barat, banjir bahkan mencapai setinggi dada orang dewasa dan merendam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan serta kesehatan.
Hingga berita ini diturunkan, warga mengaku belum menerima bantuan apa pun dari Pemerintah Kota Jakarta Barat. Warga pun menyampaikan woro-woro dan berharap pihak kelurahan segera turun langsung ke lokasi banjir.
Warga Kembangan Selatan meminta Lurah setempat datang untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak banjir.
“Untuk Pak Lurah yang baru, asistennya sudah datang ke sini. Tinggal Pak Lurahnya yang belum hadir. Kami berharap bantuan segera diberikan,” teriak seorang ibu warga setempat.
Hal senada disampaikan Witra, warga yang orang tuanya tinggal di Kampung Klingkit RW 11, Kelurahan Rawa Buaya. Ia mengatakan rumah orang tuanya terendam banjir setinggi 50 sentimeter sejak Kamis malam hingga Jumat siang.
“Ini bagaimana warga kebanjiran, sampai sekarang belum ada bantuan apa pun dari pemerintah. Jangankan bantuan, yang datang saja belum ada,” ujarnya.






