NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Perjuangan 12 atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur, membuahkan hasil membanggakan. Mereka sukses membawa pulang 17 medali sekaligus mengantarkan DIY menempati peringkat keenam dari 22 provinsi peserta.
Atas prestasi tersebut, para atlet menerima apresiasi dalam acara yang digelar di Poenokawan Cafe Resto, Sleman, Sabtu (7/11). Kegiatan ini dihadiri Penasehat SOIna DIY, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, Wakil Bupati Sleman sekaligus Ketua Umum SOIna DIY, Danang Maharsa, para sponsor, serta tamu undangan.
Dari total 17 medali yang diraih, kontingen SOIna DIY berhasil mengoleksi delapan medali emas, empat medali perak, dan lima medali perunggu.
Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perjuangan para atlet. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa setiap orang memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta meraih prestasi.
“Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri sekaligus menjadi motivasi. Semoga ke depan kontingen DIY dapat semakin bertambah. Semakin banyak potensi atlet yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang, menunjukkan kemampuannya, dan meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Danang Maharsa mengaku bersyukur bisa mendampingi langsung perjuangan para atlet dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
“Alhamdulillah, dalam ajang PESONAS II di Kupang, 12 atlet berhasil meraih total 17 medali dan menempati peringkat keenam. Saya merasa sangat bersyukur bisa mendampingi secara langsung seluruh atlet. Mereka telah menunjukkan performa terbaik, semangat, dan perjuangan yang luar biasa,” kata Danang.
Menurut Danang, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari banyaknya medali yang dibawa pulang. Lebih dari itu, prestasi para atlet menjadi bukti keberanian, kerja keras, semangat, dan kepercayaan diri dalam menunjukkan kemampuan mereka.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atlet, pelatih, ofisial, dan sponsor yang telah memberikan dukungan sejak persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Danang berharap apresiasi yang diberikan tidak sekadar menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga mampu menambah semangat para atlet untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan.
Dengan dukungan berbagai pihak, SOIna DIY diharapkan semakin banyak membuka kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan potensi, berkompetisi, dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Jat)










