NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – PS Condongcatur (PS CC) kembali menunjukkan ketangguhannya di Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026. Meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-85 akibat cedera pemain, PS CC berhasil menundukkan AMS Seyegan dengan skor 2-1 di Lapangan Jangkang, Widodomartani, Ngemplak, Sabtu (31/10/2026).
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan PS Condongcatur dalam lima pertandingan yang sudah dijalani.
Tim berjuluk PS CC tersebut kini mengoleksi 13 poin dari empat kemenangan dan satu hasil imbang.
PS Condongcatur langsung tampil menekan sejak menit awal. Hasilnya, Luki berhasil membuka keunggulan pada menit kelima. Gol cepat tersebut membuat permainan PS CC semakin percaya diri.
Serangan demi serangan terus dilancarkan. Pada menit ke-34, Fadil berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum, meski AMS Seyegan beberapa kali memberikan ancaman ke gawang Condongcatur.
Namun, pertandingan berubah lebih sulit pada babak kedua. AMS Seyegan meningkatkan tekanan dan akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Situasi PS CC semakin berat setelah sejumlah pemain mengalami cedera.
Penjaga gawang Agung Prasetyo bahkan harus meninggalkan lapangan dan digantikan Ramadhan.
Dalam situasi tersebut, PS Condongcatur sempat hanya diperkuat sembilan pemain karena dua pemain harus mendapatkan penanganan akibat cedera. Setelah pergantian dilakukan, jumlah pemain kembali lengkap.
Sayangnya, seorang pemain pengganti juga mengalami cedera. Akibatnya, PS CC harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain sejak menit ke-85.
Di tengah tekanan AMS Seyegan, para pemain Condongcatur tetap berusaha menjaga keunggulan.
Pertahanan yang solid dan semangat pantang menyerah akhirnya membawa mereka mempertahankan skor 2-1 hingga pertandingan berakhir.
Pelatih PS Condongcatur, Fajar Subekti, mengapresiasi perjuangan pemain. Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Menurut Fajar, kekuatan fisik dan koordinasi antarpemain menjadi dua hal utama yang perlu ditingkatkan agar permainan tim semakin solid.
“Fokus utama dalam pembenahan adalah kekuatan fisik dan koordinasi antarpemain yang masih kurang,” kata Fajar dalam evaluasi pertandingan.
Ia mengatakan, latihan berikutnya akan lebih diarahkan untuk memperbaiki kedua aspek tersebut sehingga para pemain bisa menjalankan skema permainan dengan lebih baik.
Sementara itu, Manajer PS Condongcatur, Daris Wicaksono, mengingatkan seluruh pemain agar menjaga kondisi fisik.
Pasalnya, pertandingan berikutnya melawan PS Palma menjadi salah satu laga penting dalam persaingan menuju gelar juara.
“Pemain harus tetap menjaga kondisi,” pesan Daris.
Daris juga berharap dukungan masyarakat dan suporter terus mengalir untuk memberikan motivasi kepada tim. Ia mengajak pendukung PS CC hadir langsung menyaksikan pertandingan berikutnya.
“Harapannya, seluruh suporter PS CC dapat datang dan memberi dukungan kepada tim PS CC secara langsung di Lapangan Nogotirto,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal awal klub, PS Condongcatur akan menghadapi PS Palma di Lapangan Nogotirto, Rabu (4/11/2026).
Namun, kepastian jadwal tersebut masih menunggu konfirmasi panitia untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan.
Dengan raihan 13 poin dan belum terkalahkan dalam lima pertandingan, PS Condongcatur kini berupaya menjaga konsistensi.
Targetnya jelas, terus mengumpulkan poin demi membuka peluang meraih gelar juara Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026. (Jat)











