TK Negeri Pembina Klaten Gelar Parenting Inovatif

oleh -
oleh
img 20250925 002531

NASIONALNEWS.ID, KLATEN – TK Negeri Pembina Klaten sukses menyelenggarakan kegiatan Parenting Inovatif dengan tema “Mendidik Generasi Alpha” bertempat di Aula TK Negeri Pembina Klaten, pada Sabtu (20/9/2025).

Acara diawali dengan doa bersama dan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh guru setempat.

Komite Sekolah dalam sambutannya diwakili oleh Raden mengatakan, Seharusnya acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Titin Windiyarsih, S.Pd., M.Pd., Pengawas, Suci Pratiwi, S.Pd., dan Kepala Sekolah, Sudarni, S.Pd., M.Pd., namun berhalangan hadir karena tugas dinas yang bersamaan. Hal ini disampaikan oleh panitia dan Komite Sekolah.

Dalam sambutannya, Komite Sekolah menyoroti perbaikan sarana dan prasarana TK, termasuk pemasangan rumput elastik yang lebih aman bagi anak-anak. Selain itu, Komite juga menekankan pentingnya kepengasuhan di rumah sebagai kelanjutan dari pendidikan di sekolah.

Acara utama menghadirkan narasumber inspiratif dari Yogyakarta, Kak Sha (Saiful Haq, M.Pd., CH., CHt., C.NLP., CT.GP., C.MMH.), seorang Master Trainer BNSP, Kepala Sekolah Berprestasi, serta penulis buku Coding, AI, Deep Learning, dan sejumlah buku praktis lainnya. Acara dipandu oleh Irma Damayanti, Kepala Lembaga sekaligus MC.

Dalam materinya, Kak Sha mengulas karakteristik Generasi Alpha — anak-anak kelahiran 2010 hingga 2025 yang tumbuh di era digital, akrab dengan YouTube, Facebook, dan teknologi AI, namun cenderung individualis dan bergantung pada teknologi.

Sementara itu, mayoritas orang tua mereka berasal dari generasi Milenial, sehingga perlu menyesuaikan pola asuh dengan tantangan zaman.

Melalui pendekatan Neuro-Linguistic Programming (NLP), peserta diajak memahami anak dengan kasih sayang dan komunikasi yang membangun. Kak Sha mempraktikkan teknik membelai anak dari bawah ke atas dan sebaliknya, sehingga peserta merasakan sensasi langsung, yang dapat diterapkan pada putra-putri mereka.

Dengan canda khasnya, Kak Sha menambahkan, “Bukan hanya untuk anaknya, tapi juga untuk anak menantunya. Dan gunakan dengan tepat!” yang disambut tawa hangat peserta.

Sesi tanya jawab kemudian dilaksanakan, memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan arahan praktis dari narasumber.

Sebagai penutup, orang tua, guru, dan peserta diajak berdoa bersama, memohon keberkahan dan masa depan yang gemilang bagi anak-anak mereka.

(Sha)

No More Posts Available.

No more pages to load.