Kurang Maksimal, Break Water di Kali Adem

oleh -
img 20220717 wa0080

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Pembangunan Break Water Kali Adem yang berasal dari APBD DKI Jakarta tahun 2019 dengan nilai anggaran 39.762.142.376,00.- yang di kerjakan oleh PT. Mina Fajar Abadi, melalui Satuan Kerja Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Propinsi DKI Jakarta.

Sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK), Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Propinsi DKI Jakarta membangun Break Water tersebut sebagai maksud, untuk memecah gelombang / ombak. Dengan
menyerap sebagian energi gelombang, pemecah gelombang, digunakan untuk mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai dan untuk menenangkan
gelombang di kolam labuh.

Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) MENcerminkan Aspirasi RAkyat, (Menara) Mustaqim mengatakan, pembangunan Break water yang berasal dari APBD DKI Jakarta, memang dari semenjak pekerjaan itu sudah pernah mempertanyakan beberapa hal tentang spek pekerjaan tersebut.

“Kita pernah mengirimkan surat kepada kepala Dinas KPKP Propinsi DKI Jakarta, pada saat pekerjaan itu belum selesai, karena menurut investigasi kami pada saat itu, ada dugaan tidak sesuai spek,” ungkap Mustaqim di kantornya Sabtu (16/7/22).

img 20220717 wa0078

Dia juga menegaskan, terjadinya penurunan Break water di duga karena tidak sesuai pekerjaan dengan spek yang sebenarnya, kalau itu benar benar dikerjakan sesuai dengan spek, tidak mungkin baru 2 tahun pekerjaan sudah hampir tenggelam, berarti fungsi Break Water kurang maksimal fungsinya.

“Kami akan melaporkan ini ke pihak yang berwajib,” tegasnya

Di tempat terpisah, salah satu nelayan Aat mengatakan, pada saat baru selesai, sangat berfungsi sehingga gelombang ke kolam labuh tidak begitu besar. Tapi, sekarang ini semakin turun padahal baru 2 tahun, kalau pasang itu semua tertutup.

“Kami berharap itu diperbaiki atau ditinggikan karena pada saat pasang itu tetrapot tertutup dengan air, dan kurang panjang dan tidak ada juga tanda tanda ,” ujar Aat Sabtu (16/7/22) di atas Dermaga Baru Kali Adem.

Adanya penurunan pada Break Water di Kali Adem Muara Angke, Kepala bidang kelautan dan sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Eny Suparyani, tidak memberikan jawapan pada saat di konfirmasi melalui WhatsApp nya

Penulis : Tim

No More Posts Available.

No more pages to load.