NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Kalurahan Caturtunggal dan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), resmi memiliki lurah definitif hasil pemilihan pengganti antarwaktu (PAW). Serah terima jabatan (sertijab) kedua lurah tersebut berlangsung pada Jumat (9/10/2026), menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di kedua kalurahan.
Andi Suwarno, S.IP., M.IP., menerima jabatan Lurah Caturtunggal dari Penjabat (Pj.) Lurah Feri Ferdian, S.IP., M.IDS., M.A.P. Sementara itu, Sunaryo, S.E., menerima jabatan Lurah Maguwoharjo dari Pj. Lurah Hery Subagio, S.E., M.E.
Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, S.Sos., M.Si., yang menghadiri kedua kegiatan tersebut, meminta lurah yang baru segera melakukan konsolidasi dan memperkuat komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program pembangunan, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Rakhmat mengingatkan kembali pesan Bupati Sleman Harda Kiswaya saat melantik lima lurah hasil pemilihan PAW sehari sebelumnya. Menurutnya, mekanisme PAW dilaksanakan karena adanya kondisi tertentu yang mengharuskan pergantian kepemimpinan sebelum masa jabatan lurah berakhir.
“Sebagaimana telah diingatkan Bupati Sleman saat pelantikan, pemilihan lurah PAW dilaksanakan karena adanya kondisi tertentu yang menyebabkan pergantian kepemimpinan sebelum masa jabatan berakhir. Hal ini harus menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Rakhma
Ia menegaskan, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan kalurahan agar semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Segera lakukan konsolidasi, lanjutkan program dan kegiatan yang telah direncanakan, serta wujudkan visi dan misi melalui komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Jaga amanah dan kepercayaan masyarakat dengan menjalankan pemerintahan sesuai ketentuan serta mengutamakan pelayanan publik,” tegasnya.
Andi Suwarno Raih 247 Suara di Caturtunggal
Sertijab Lurah Caturtunggal berlangsung mulai pukul 08.30 WIB. Sebelum menerima jabatan lurah definitif, Andi Suwarno menjabat Ulu-Ulu Kalurahan Caturtunggal. Sementara itu, Feri Ferdian merupakan Kepala Jawatan Praja Kapanewon Depok yang sebelumnya mendapat penugasan sebagai Pj. Lurah Caturtunggal.
Andi terpilih dalam Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah PAW pada Minggu (27/9/2026). Ia memperoleh 247 suara dari total 422 suara yang masuk.
Dalam pemilihan tersebut, Andi mengungguli Setiawan Rineksa yang meraih 157 suara dan Adib Arifiyanto dengan 16 suara. Sementara itu, dua suara dinyatakan tidak sah.
Kegiatan sertijab dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Sleman Alhalik, S.Sos., M.T., yang sekaligus menyampaikan sambutan.
Hadir pula Panewu Depok Rakhmat Harinawan, Komandan Koramil 11/Depok Kodim 0732/Sleman Mayor Arm Istachori, Kapolsek Depok Barat, Kapolsek Bulaksumur, Kepala Puskesmas Depok III, perwakilan Bank BPD DIY dan Bank Sleman, jajaran pemerintah kalurahan, serta tamu undangan lainnya.
Sunaryo Pimpin Maguwoharjo dengan 177 Suara
Sertijab Lurah Maguwoharjo berlangsung mulai pukul 09.30 WIB. Sunaryo, S.E., menerima jabatan dari Hery Subagio, S.E., M.E., yang sebelumnya bertugas sebagai Pj. Lurah Maguwoharjo.
Sebelum terpilih sebagai lurah, Sunaryo menjabat Dukuh Krodan. Adapun Hery Subagio merupakan Panewu Anom Kapanewon Depok yang mendapat penugasan sebagai penjabat lurah.
Sunaryo terpilih melalui Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah PAW pada 27 September 2026 dengan perolehan 177 suara dari total 319 suara yang masuk.
Ia mengungguli Kiat Sugiharjo, S.Pd., yang memperoleh 80 suara dan H. Muh. Fauzi, S.H.I., dengan 61 suara. Satu suara lainnya dinyatakan tidak sah.
Sertijab tersebut dihadiri Sekretaris DPMK Kabupaten Sleman Agung Maryoto, S.H., M.Si., yang memberikan sambutan, Panewu Depok Rakhmat Harinawan, anggota DPRD Kabupaten Sleman dari Partai Gerindra Arif Priyo Santoso, Kapolsek Depok Timur, dan Wakil Komandan Koramil 11/Depok.
Turut hadir Kepala Puskesmas Depok III, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Depok, jajaran pemerintah kalurahan, serta tamu undangan lainnya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik dan mengambil sumpah jabatan lima lurah hasil Pemilihan Lurah PAW Tahun 2026 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Kamis (8/10/2026).
Pelantikan yang disaksikan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah pejabat tersebut meliputi lurah dari Kalurahan Caturtunggal, Maguwoharjo, Sendangadi, Candibinangun, dan Trihanggo.
Dalam sambutannya, Harda menegaskan bahwa pelantikan lurah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, dan memberdayakan masyarakat.
Ia juga meminta para lurah terpilih mengakhiri perbedaan pilihan selama proses pemilihan. Setelah terpilih, lurah harus menjalankan tugas sebagai pemimpin seluruh masyarakat tanpa membedakan kelompok maupun pilihan politik sebelumnya.
“Tidak ada lagi kelompok yang memilih dan kelompok yang tidak memilih. Saudara adalah lurah bagi seluruh masyarakat kalurahan,” tegas Harda.
Bupati Sleman itu turut mengajak para lurah menerapkan filosofi kepemimpinan Jawa *manjing ajur ajer*. Filosofi tersebut menekankan kemampuan pemimpin untuk menyatu dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan warga, serta hadir secara langsung ketika masyarakat membutuhkan.
Dengan terlaksananya sertijab tersebut, Kalurahan Caturtunggal dan Maguwoharjo kini dipimpin lurah definitif hasil pemilihan antarwaktu.
Kepemimpinan baru di kedua kalurahan diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan yang telah direncanakan.
Konsolidasi internal, komunikasi lintas sektor, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk memastikan program pemerintahan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, kedua lurah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, merespons aspirasi warga secara cepat, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan pemerintahan yang profesional dan sesuai ketentuan.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Sleman agar lurah tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga hadir sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan mampu menggerakkan pembangunan di tingkat kalurahan.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum bagi Caturtunggal dan Maguwoharjo untuk memperkuat pemerintahan yang responsif, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (Jat)











