Perkuat Daya Saing UMKM, Pemkot Yogyakarta Bertekad Realisasikan Program One Village One Company

oleh -
img 20251111 wa0540

NASIONALNEWS.ID, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bertekad mewujudkan ‘Program One Village One Company’ untuk memperkuat daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui kemitraan dengan pelaku industri kreatif.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan di hadapan para wartawan yang berhimpun dalam Pewarta Balai Kota Yogyakarta, Selasa (11/11/2025) di Balai Timoho Resto, Yogyakarta.

Pertemuan insan pers ini mengusung tema ‘Program Kemitraan Wartawan Pemkot Yogyakarta’.

Tampak juga hadir Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Trihastono.

Melalui program ini, Pemkot Yogyakarta memastikan setiap kampung memiliki mitra usaha besar yang berperan aktif membantu pengembangan UMKM setempat.

Upaya ini diharapkan dapat membuka akses pasar baru sekaligus meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, Pemkot Yogyakarta bersama pelaku industri kreatif menandatangani memorandum of understanding/MoU (kesepakatan bersama) sebagai upaya mendukung UMKM.

“Kami berterima kasih kepada seluruh insan media yang ikut  peduli terhadap UMKM,” ujar Wawan.

Upaya tersebut diharapkan Wawan dapat membuka akses pasar baru sekaligus meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dia meneruskan saat ini Pemkot Yogyakarta fokus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM lokal di 14 Kemantren (Kecamatan).

Kemantren ini bisa saling berkolaborasi sebagai destinasi wisata.

Kemantren-kemantren yang dimaksud adalah Danurejan, Gedongtengen, dan Gondokusuman.

Kemudian, Gondomanan, Jetis, Kotagede, Kraton, dan Mantrijeron.

Selanjutnya, Mergangsan, Ngampilan, dan Pakualaman.

Terakhir, Tegalrejo, Umbulharjo, dan Wirobrajan.

“Pelaku UMKM kota ini harus jadi tuan rumah dikotanya sendiri,” tuturnya.

Sementara itu pada saat yang sama Wakil Walikota Yogyakarta itu mesti menyambut dan mendampingi Duta Besar (Dubes) Mongolia untuk Indonesia, Enkhtaivan Dashnyam yang mengadakan kunjungan ke Yogyakarta.

“Saya harus menyambut dan mendampingi kunjungan duta besar Monggolia. Pertemuan seperti ini sangat berkesan sebagai wujud kemitraan pemerintah kota dengan insan pers,” kata Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Kamar Dagang Industri (Kadin) Bidang Keuangan, Perbankan, Keuangan Syariah, dan Pasar Modal Kota Yogyakarta itu. (M. Ridar Harahap)

No More Posts Available.

No more pages to load.