NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mendorong kegiatan olahraga sebagai daya tarik wisata baru. Salah satunya melalui Sembada Run 2026 yang diharapkan berkembang menjadi ajang sport tourism sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kus Endarto, SE, M.Ec.Dev, mengatakan kegiatan lari memiliki potensi besar untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
Menurut Kus, Sembada Run 2026 bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga bisa menjadi sarana memperkenalkan berbagai potensi wisata Sleman kepada masyarakat luas.
“Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung penuh pelaksanaan Sembada Run 2026. Diharapkan event lari ini nantinya dapat berkembang menjadi sport tourism yang memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Kabupaten Sleman,” tandasnya, Kamis (5/11).
Sembada Run 2026 merupakan kolaborasi Pemkab Sleman dengan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW IKA UII DIY).
Kegiatan ini akan digelar Minggu (8/11/2026) di Lapangan Denggung, Sleman, dengan mengusung tema “Jiwa Sembada, Raga Berdaya”.
Panitia menyediakan tiga kategori, yakni lari 3 kilometer, 5 kilometer, dan Virtual Run. Pilihan kategori tersebut diharapkan bisa menjangkau peserta dari berbagai kalangan sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga secara rutin.
Salah satu panitia Sembada Run 2026, Gledeg Surya Graha, menjelaskan kolaborasi tersebut juga menjadi upaya memperkuat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang inklusif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan melalui aktivitas olahraga,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Gledeg menambahkan, kehadiran peserta dari berbagai wilayah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Sleman, mulai dari wisata alam, budaya, hingga kuliner.
Dampak lainnya diharapkan dirasakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran peserta dan pengunjung berpeluang meningkatkan penjualan produk lokal, khususnya sektor kuliner, perdagangan, dan jasa di sekitar lokasi kegiatan.
Apalagi, kegiatan ini digelar menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November. Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan menanamkan nilai perjuangan, ketangguhan, kedisiplinan, dan solidaritas melalui aktivitas positif.
Pemkab Sleman dan DPW IKA UII DIY berharap Sembada Run tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Event ini diharapkan menjadi agenda olahraga berkelanjutan yang mampu memperluas promosi pariwisata dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Sleman. (Jat)










