Apartemen Serpong Garden Diduga Langgar Peil Banjir

oleh -
Apartemen Serpong Garden
Banjir menggenangi Kampung Cibelut, Desa Cibogo, Kabupaten Tangerang.

NASIONALNEWS.ID, TANGERANG SELATAN – Diduga ada kejanggalan izin Peil Banjir dan tata kelola saluran air. Pasalnya, pembangunan Apartemen Serpong Garden mengakibatkan banjir di pemukiman warga di Kampung Cibelut Desa Cibogo, Kabupaten Tangerang, dan untuk sementara mengatasi banjir tersebut, pengembang menyediakan pompa penyedot air.

Analisis Hidrologi dan Peil Banjir akan menjadi dasar untuk dikeluarkannya rekomendasi penataan drainase, dan Peil Banjir sebagai bagian dari persyaratan perizinan yang harus dilengkapi sebelum pengembang memulai mengerjakan proyeknya. Hal itu terkait erat dengan tindak lanjut dari implementasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

Warga terdampak banjir, Nur (38) mengatakan, sebelum adanya pembangunan Apartemen Serpong Garden, tempat tinggal dan lingkungannya belum pernah kebanjiran atau tergenang air daerah tersebut tidak pernah banjir atau tergenang.

“Dari zaman saya kecil disini ga pernah banjir atau tergenang, sekarang aja pas ada pembangunan apartemen ngerasain kebanjiran,” ungkap Nur kepada Nasional News di rumahnya, Rabu (5/2/2020).

Terkait kejanggalan izin Peil Banjir dan tata kelola air Apartemen Serpong Garden, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian dan Pemanfaatan Dinas Bina Maga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Bariansyah menerangkan, izin Peil Banjir berkasnya menumpuk dan harus dicari terlebih dahulu dan soal tata kelola air tidak berani mengatakan gagal atau tidak.

“Kami tidak bisa mengatakan sesuai Peil Banjir atau tidak dalam pembuatan saluran air Apartemen Serpong Garden, kan ada pengawasan bangunan bukan kami,” kelitnya.

Bariansyah menjelaskan, dalam proses pembuatan Peil Banjir untuk lokasi yang memiliki luas di atas lima hektar, perlu dilakukan kajian hidrologi yaitu kajian yang mengatur pengelolaan air dari curah hujan atau limpasan untuk menghindari terjadinya banjir .

“Untuk proyek di atas lima hektar wajib ada kajian hidrologi. Saya belum tau nih, Apartemen Serpong Garden ada kajian hidrologinya atau tidak,” pungkasnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA), Dedi Sukardi menambahkan, dalam proses pembuatan Peil Banjir, dirinya berharap ada anggaran dari pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang untuk melakukan survei lapangan dalam pengkajian Peil Banjir, sehingga bisa lebih objektif lagi.

“Kita berharap dalam pembuatan Peil Banjir bisa dianggarkan oleh Pemkab untuk melakukan survei lapangan melakukan kajian Peil Banjir, agar lebih objektif lagi,” tandasnya. (yu)

No More Posts Available.

No more pages to load.