NASIONALNEWS.ID PURWOKERTO–Gaspol, Lur! Untuk pertama kalinya dalam sejarah, vibes adrenaline dari olahraga otomotif paling estetik dan menegangkan mendarat di Purwokerto. GOR Satria resmi jadi saksi sejarah digelarnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 2026 yang berlangsung akhir pekan ini, 25-26 Juli, mulai pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Jum’at (24/07/2026)
Event ini bener-bener jadi magnet buat semua kalangan, mulai dari anak-anak yang hobi koleksi diecast, remaja pencinta game balap, sampai orang dewasa yang gila otomotif. Semua ngumpul demi ngeliat langsung aksi sideways (ngepot) dari para drifter kelas pemula hingga profesional tingkat nasional!
Pulang Kampung & Bawa Amunisi Terbaik: The Best Asphalt in Town!
Salah satu sorotan utama di round kali ini adalah kehadiran Kingston Romeo Effendi (14), wonderkid sirkuit drift yang punya darah asli Banyumas. Bersama sang ayah, Felix Effendi yang bertindak sebagai owner sekaligus punggawa dari AKUMA Drift Team, mereka siap ngasih tontonan yang gak bakal terlupakan.
AKUMA Team gak main-main, mereka langsung nurunin dua driver andalan:
-
Kingston Romeo Effendi di balik kemudi mobil Prince.
-
Josh Yaptonaga yang siap tempur dengan mobil Hydra merah membara.
Felix Effendi mengaku sangat bangga bisa membawa vibes kompetisi ini ke tanah leluhurnya. Menariknya, ia memuji habis-habisan kualitas sirkuit dadakan di GOR Satria.
“Sebagai putra Banyumas, saya bangga sekali karena lintasan di GOR Satria ini punya kualitas aspal terbaik dibanding sirkuit-sirkuit lain di Indonesia. Karakter treknya dapet banget—bisa buat high speed tapi tetap ramah buat teknik middle. Rasanya kayak pulang kampung halaman sendiri. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk Banyumas!” ujar Felix antusias. Jum’at (24/07/26) usai ujian sirkuit.
Aksi Menggemaskan Sang Juara Bertahan: “Aku Bocah Banyumas, Lur!”
Meskipun garang dan lihai banget ngendaliin mobil di lintasan saat meraih juara Kejurnas tahun lalu, Kingston Romeo Effendi tetaplah remaja 14 tahun yang ramah. Dengan gaya khas anak muda, ia sempat mengajak warga lokal untuk datang meramaikan GOR Satria lewat dialek Ngapak yang terdengar agak kaku tapi justru bikin gemas penonton.
“Aku bocah Banyumas, hari Minggu nonton ya Lur neng Gor Satria Purwokerto (Saya anak Banyumas, hari Minggu nonton ya Saudara.. di GOR Satria Purwokerto),” ucap Kingston sambil melempar senyum ringannya yang khas.
Kenapa Sih Drifting Itu Seru Banget? It’s All About Fun & Style!
Buat kamu yang masih awam, drifting itu bukan sekadar balapan cepat-cepat mencapai garis finish. Drifting adalah seni mengendalikan mobil dalam kondisi oversteer (selip ban belakang) dari tikungan ke tikungan. Penonton diajak melihat kombinasi magis antara injakan gas, rem, kopling, perpindahan gigi, dan countersteer (memutar setir ke arah sebaliknya) yang presisi.
Para kaum tradisionalis balap mungkin bilang “drifting bukan cara tercepat di lintasan.” Betul banget! Tapi tahu gak kenapa olahraga ini digilai anak muda zaman sekarang? Karena INI FUN BANGET!
Ada kepuasan tersendiri melihat mobil meluncur miring dengan sudut ekstrem, sementara kepulan asap putih pekat keluar dari ban belakang. Salah kalkulasi sedikit saja: kurang gas mobil bakal lurus, kebanyakan gas mobil bakal melintir (spinning). Adrenaline rush inilah yang bikin penonton dari anak-anak sampai dewasa gak kedip!
Mengenal Sistem Pertandingan: Dari Jepang ke Purwokerto
Olahraga yang awalnya lahir di jalanan pegunungan Jepang pada era 90-an ini kini sudah menjelma jadi industri olahraga motor raksasa dunia, sejajar dengan kompetisi internasional seperti D1GP (Jepang) atau Formula Drift (AS).
Di Kejurnas Seri 3 Purwokerto ini, penilaian gak cuma soal kecepatan, tapi juga:
-
Line & Clipping Point: Seberapa dekat mobil drifter dengan titik poin di tikungan yang ditentukan juri.
-
Angle: Kejuaraan sudut kemiringan mobil saat menikung.
-
Style: Kecepatan dan komitmen/semangat drifter saat melakukan manuver.
Setelah babak kualifikasi individu, penonton bakal disuguhkan menu utama yang paling dinanti: “Tsuisou” alias Tandem Battle!
Dua mobil bakal dilepas bersamaan dalam sistem gugur. Mobil pengejar harus menempel seketat mungkin ke mobil di depannya secara beriringan (door-to-door) dalam kecepatan tinggi sambil meluncur miring. Ini dia puncak tontonan yang dijamin bikin GOR Satria Purwokerto bergemuruh!
So, tunggu apa lagi? Jangan sampai kelewatan keseruannya akhir pekan ini. Ajak teman, pacar, dan keluarga kamu buat saksiin sejarah drift pertama di Banyumas!
(IMAM S)






