NASIONALNEWS.ID, BANTUL – Patroli polisi pada dini hari membongkar aksi dua pelajar yang membawa senjata tajam. Keduanya diamankan setelah motor yang mereka kendarai dihentikan petugas karena melaju dengan gaya jumping-jumping.
Kedua pelajar tersebut berinisial VD (17), warga Trirenggo, Bantul, dan FN (17), warga Sumberagung, Jetis, Bantul. Keduanya masih berstatus sebagai pelajar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.50 WIB, Sabtu (26/9/2026). Saat itu, anggota Polsek Bantul yang dipimpin Kapolsek Bantul Kompol Rapiqoh sedang menjalankan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
Petugas melihat satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang melaju dengan gaya jumping-jumping. Polisi kemudian menghentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan.
Hasilnya cukup mengejutkan. Petugas menemukan clurit yang diselipkan di bagian pinggang salah satu pelajar.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan pelat nomor sepeda motor sengaja ditutup menggunakan stiker.
“Kemudian dilakukan pemeriksaan dan ditemukan senjata tajam jenis clurit yang diselipkan di bagian pinggang. Selain itu, pelat nomor kendaraan juga sengaja ditutup menggunakan stiker,” kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Sabtu (26/9/2026).
Kedua pelajar selanjutnya dibawa ke Polsek Bantul. Polisi melakukan pendataan dan meminta keterangan keduanya untuk mengetahui alasan membawa clurit pada dini hari.
“Untuk sementara, kedua anak tersebut dibawa ke Polsek Bantul untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendalaman lebih lanjut,” ujar Rita.
Polisi mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama ketika berada di luar rumah hingga larut malam.
Masyarakat juga diminta tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. (Wgn)






