NASIONALNEWS.ID, YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah DIY memperkuat layanan kesehatan jiwa dan rehabilitasi dengan meresmikan tiga gedung baru di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia DIY, Selasa (1/9).
Peresmian dilakukan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bupati Sleman Harda Kiswaya turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Tiga fasilitas yang diresmikan yakni Gedung Psikiatri Terpadu Madukara, Pusat Rehabilitasi Medik Mandalawangi, serta Gedung Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Arogya Gathi.
Peresmian ditandai dengan penarikan rangkaian melati dan penandatanganan prasasti nama bangunan.
Direktur RSJ Grhasia, dr. Akhmad Akhadi, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari Masterplan Transformasi Pelayanan Kesehatan RSJ Grhasia 2022–2042.
Masterplan itu disusun untuk menjawab perkembangan kebutuhan layanan kesehatan, termasuk pelayanan psikiatri sub-spesialis, layanan non-psikiatri pendukung, perubahan demografi, hingga kesiapan menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi.
Pembangunan ketiga gedung tersebut dilakukan pada tahun anggaran 2025 dengan total anggaran mencapai Rp34,05 miliar. Dana itu bersumber dari Dana Keistimewaan APBD DIY.
Rinciannya, pembangunan Gedung Madukara menghabiskan Rp19,02 miliar, Gedung Mandalawangi Rp9,34 miliar, dan Gedung Arogya Gathi Rp5,86 miliar.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan ketiga gedung tersebut tidak berdiri sendiri. Fasilitas itu menjadi satu rangkaian pelayanan, mulai dari penanganan pasien, pemulihan, hingga kesinambungan terapi.
Menurut Sultan, pembangunan fasilitas kesehatan harus tetap dibarengi dengan pendekatan yang manusiawi.
“Kemajuan pelayanan kesehatan tidak pernah dapat diukur hanya dari bertambahnya bangunan dan peralatan. Infrastruktur memperoleh maknanya ketika menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi sesama manusia,” tegasnya.
Sultan juga mengajak masyarakat dan seluruh civitas hospitalia untuk bersama-sama mengurangi stigma terhadap gangguan kesehatan jiwa.
Menurutnya, keberhasilan pemulihan pasien bukan hanya ketika kondisi kesehatannya membaik, tetapi juga saat pasien mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat secara bermartabat dan percaya diri.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik pembangunan fasilitas baru tersebut. Menurutnya, keberadaan RSJ Grhasia di wilayah Pakem memiliki peran penting dalam memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat Sleman.
Harda menilai fasilitas yang semakin lengkap akan membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya kesehatan jiwa, sekaligus mendukung pelayanan terpadu dan kesiapsiagaan di kawasan utara Sleman.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Bapak Gubernur dan Pemda DIY,” kata Harda.
Ia berharap fasilitas modern dan humanis di RSJ Grhasia tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan jiwa masyarakat Sleman, tetapi juga memperkuat layanan kesehatan terpadu serta mitigasi bencana di wilayah utara.
Dengan hadirnya tiga gedung baru tersebut, RSJ Grhasia diharapkan semakin mampu memberikan layanan yang tidak hanya mengandalkan fasilitas dan teknologi, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan dalam proses pemulihan pasien. (Jat)






