NASIONALNEWS.ID, SLEMAN — Bupati Sleman Harda Kiswaya mendorong Posyandu Matahari di Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, menjadi model Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Sleman.
Hal tersebut disampaikan Harda saat menghadiri peresmian Posyandu Matahari yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Yayasan Rabu Biru Foundation, Selasa (4/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Desa BRILiaN 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).
Harda menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dalam revitalisasi Posyandu Matahari. Ia menilai program tersebut memiliki cakupan yang lebih luas karena tidak hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga meningkatkan kapasitas kader, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, serta pengembangan ketahanan pangan masyarakat.
Pemkab Sleman, kata Harda, siap memberikan dukungan agar Posyandu Matahari dapat menjadi praktik baik yang bisa diterapkan di wilayah lainnya.
“Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kemitraan dan gotong royong multipihak. Pemkab Sleman sangat terbuka terhadap kerja sama maupun program TJSL yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) PT BRI, Dinne Shovia Tresna Amalia, mengatakan Posyandu Matahari diproyeksikan menjadi agen pemantauan kesehatan ibu dan anak pada periode 1.000 HPK.
Dinne menyebut masa 1.000 HPK merupakan periode penting dalam pencegahan stunting dan upaya menyiapkan Generasi Emas 2045.
“Posyandu ini akan memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu. Ini adalah investasi periode emas agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan dapat membawa Indonesia lebih baik,” tutur Dinne.
Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundation, Toro Sudarmadi, menjelaskan organisasinya berfokus pada tiga pilar, yaitu kesehatan, gizi, dan pangan.
Rabu Biru Foundation juga memiliki cita-cita menjadikan posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan.
Toro mengapresiasi dukungan BRI melalui BRI Peduli, Kementerian Kesehatan, serta Pemkab Sleman dalam merealisasikan revitalisasi Posyandu Matahari.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bank BRI melalui BRI Peduli, Kementerian Kesehatan, serta Pemda Sleman atas dukungannya. Hari ini kita bisa menyaksikan kolaborasi lintas sektoral yang terwujud lewat revitalisasi Posyandu Matahari,” ujar Toro.
Posyandu Matahari diharapkan mampu memperkuat pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu sekaligus menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. (Jat)






