Beredar Foto Penangkapan Pelajar yang Berulah, Kapolsek Kalideres Bungkam

oleh -
img 20231111 123655
Beredar Foto di WhatsApp penangkapan para pelajar yang mengacungkan sebilah celurit dan viral di media sosial pada Jumat (11/11/2023).

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Beredar foto di Media Sosial WhatsApp, Polsek Kalideres telah menangkap beberapa pelajar yang sempat menghebohkan media sosial pada Jumat (10/11/2023). Namun sangat disayangkan, Kapolsek Kalideres saat dikonfirmasi nasionalnews.id melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (11/11/2023) memilih bungkam.

Sebelumnya, Jumat beredar vidio di Media Sosial WhatsApp beberapa pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah lengkap mengacungkan sebilah celurit kepada seorang scurity perumahan Citra 3, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Setelah itu pelajar tersebut berlari menghampiri kawannya yang sudah menunggangi kendaraan roda dua dan lalu pergi.

Masih terekam dengan jelas melalui ponsel pengendara mobil, bukan hanya pelajar itu sendiri yang membawa senjata tajam, namun yang lain juga membawa sajam.

Sementara sangat disayangkan dengan beredarnya foto penangkapan beberapa pelajar tersebut, Kapolsek Kalideres Kompol Abdul Jana saat dikonfirmasi nasionalnews.id terkait penangkapan tersebut memilih bungkam sampai berita ini ditayangkan.

Beredar Vidio Pelajar di Kalideres Acungkan Celurit, Bikin Resah Walimurid

Beredarnya video pelajar mengacung-acungkan celurit kepada orang-orang yang lewat di jalanan padat sekitar perumahan citra 3 dan citra 5 di grup whatsApp. Orang tua murid sekolah Yayasan Abdi Karya merasa resah.

Hal tersebut masih mengingatkan peristiwa memilukan yang pernah menimpa anak yang tidak bersalah meninggal dengan celurit tertancap di kepala di sekitaran Jalan Kamal Raya dekat POM bensin Taman Kencana.

“Ngeri pak, takutnya anak yang tidak ikut tawuran yang menjadi korban,” ucap salah satu Wali Murid.

Ia juga berharap pihak kepolisian mengusut kejadian tersebut, agar tidak terulang hal serupa.

“Pak polisi kalo bisa para pelajar itu ditangkap saja, karena membahayakan nyawa orang lain,” ucapnya.

Dalam video yang berdurasi 90 detik tersebut terlihat para pelajar berpakaian SMA tersebut berusaha membacok petugas keamanan komplek yang coba membubarkannya. Lalu mereka berputar-putar di bundaran Citra 3 dan menuju Citra 5.

No More Posts Available.

No more pages to load.