NASIONALNEWS.id, JAKARTA – Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November seharusnya menjadi momentum refleksi dan penghormatan terhadap jasa para pejuang bangsa. Namun suasana khidmat itu ternodai oleh bentrokan antar kelompok organisasi masyarakat (ormas) dan sekelompok warga yang dikenal sebagai mata elang (matel) di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (10/11/2025).
Bentrokan yang terjadi di sekitar Jalan Outer Ring Road Cengkareng itu diduga dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua kelompok. Situasi sempat memanas hingga menyebabkan kericuhan dan membuat kemacetan di Jalan Daan Mogot
Sekretaris Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM), Robert Siagian menyesalkan insiden tersebut. Ia menilai bentrokan itu mencederai semangat Hari Pahlawan yang seharusnya menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa persatuan dan gotong royong.
“Sungguh ironis, di hari ketika bangsa ini memperingati perjuangan para pahlawan, justru ada segelintir oknum yang mempertontonkan tindakan anarkis. Nilai kepahlawanan bukan diukur dari keberanian berkelahi, melainkan dari kemampuan menjaga kedamaian dan solidaritas sosial,” kata lelaki yang biasa dipanggil Opung tersebut.
Lebih lanjut, ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Kami berharap polisi segera mengusut tuntas pemicu bentrokan ini. Jangan sampai ada pihak yang bermain di balik konflik horizontal semacam ini. Generasi muda harus diajak untuk menjadi pelanjut perjuangan para pahlawan, bukan menjadi perusak citra bangsa,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Cengkareng melalui Kanit Reskrim Iptu Aang Hairudin saat dikonfirmasi menjelaskan, inisiatif, edukatif pihak Kapolsek Cengkareng Patut dicontoh dan di apresiasi dan berdampak positif dan efek jera
“Mereka harus bertanggung jawab terkait fasilitas umum kerugian Negara akibat dampak dari kejadian tersebut juga harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada korban untuk pembiayaan dirumah sakit sampai selesai,” ujar Aang saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2025).
Aang juga mengatakan bahwa persoalan keduanya saat ini sedang ditangani Polres Metro Jakarta Barat
Hingga malam hari, situasi di lokasi sudah berangsur kondusif setelah aparat melakukan penjagaan ketat.






