IPW Acungi Jempol KPK, Dalam Sepekan Tangkap Dua Menteri

oleh -
Img 20201120 170845

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Tembongkarnya kasus korupsi dua orang hebat di Kabinet Presiden Jokowi. Komjen Firli Bahuri pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) patut diacungi jempol. Hal tersebut dikatakan ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane saat memberikan keteranganya, Minggu (6/12/2020).

“Lembaga anti rasuha itu berhasil membongkar kasus korupsi.
Pertama, Menteri Kelautan yang nota bene orang dekatnya Prabowo Subianto, tokoh oposisi yang sudah merapat ke Presiden Jokowi. Kedua, Menteri Sosial yang nota bene orang dekatnya Ketua Umum PDIP Megawati,” kata ketua IPW.

IPW menilai, tentu tak mudah untuk meringkus dua menteri yang sangat dekat dengan kekuasaan. Tapi sebagai jenderal bintang tiga Polri, Firli sudah membuktikan bahwa dirinya bisa. Kerja profesional Firli ini tentu patut dipuji dan diapresiasi. Sebab kinerja Firli ini akan membuat para pejabat yang korup, makin ngeri-ngeri sedap.

Kasus ditangkapnya dua menteri Jokowi dalam satu pekan terakhir ini menunjukkan bahwa presiden Jokowi sudah melakukan kesalahan besar dalam memilih para pembantunya.

“Di saat bangsa ini sedang kesulitan dan kesusahan menghadapi pandemi Covid 19, di saat rakyat serba kekurangan, kok ya kedua menteri Jokowi itu tega -teganya melakukan aksi korupsi gila gilaan. Dan hasilnya ternyata dibuat untuk berfoya-foya membeli barang-barang brandad. Bagaimana pun aksi ini tidak bisa ditolerir. Kedua menteri jokowi itu perlu dijatuhi hukuman mati,” ujarnya.

Neta mengatakan, kesalahan Jokowi dalam memilih menteri kabinet ini sebenarnya sudah terlihat di tahun pertama kepemimpinannya yang kedua.
Bahkan Jokowi berencana mereshuffle kabinetnya tapi selalu batal hingga kedua mentrinya ditangkap KPK.

“Artinya, jika Jokowi tak segera mereshuffle kabinetnya dikhawatirkan akan makin banyak menteri Jokowi yg ditangkap KPK,” jelasnya.

Neta sendiri memberikan apresiasi terhadap kerja KPK dalam menciduk kedua menteri Jokowi ini dan diharapkan KPK makin lebih agresif lagi memburu menteri-menteri Jokowi yang melakukan aksi korupsi, sehingga publik tahu persis seperti apa moralitas dan mentalitas aparatur pemerintah di era kedua kepimpinan Jokowi ini.

“IPW berkeyakinan jika KPK dan pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman mati kepada menteri kelautan dan menteri sosial tersebut, rakyat akan mendukungnya,” pungkasnya. (Budi Beler)