Bupati Nabire Umumkan Tiga Kasus Pertama Positif Covid-19

oleh -
Img 20200417 225958

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw mengumumkan kasus pertama tiga warganya yang positif terinveksi virus corona (Covid 19). Ketiganya tersebar di tiga Distrik yang berbeda yakni Makimi, Wanggar, dan Nabire Kota.

Sebagai akibat bencana non alam Covid 19, Kabupaten Nabire kini berubah status dari Siaga Darurat menjadi Tangkap Darurat Penanganan Covid 19 yang terhitung sejak 17 April sampai 1 Mei 2020, setelah tiga orang dinyatakan positif.

“Kepada pihak TNI, POLRI, Organisasi Kemasyarakatan agar berperan aktif mengambil bagian dalam status tangkap darurat. Serta bekerja keras mengamankan dan melindungi masyarakat dengan serius,” kata Bupati Nabire, Isaias Douw dalam Konferensi Pers di Ruang Rapat Kantor Bupati Nabire, Jumat (17/4/2020).

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid 19 Nabire, Frans Sayori mengatakan, bahwa data Covid 19 Kabupaten Nabire sejak 17 Maret sampai 17 April 2020 total kumulatif sebanyak 40 orang dengan rincian Sembuh 3 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 36 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1 orang.

“Data terupdate per hari Jumat 17 April 2020 pukul 15.00 Wit, ODP 33 orang, PDP yang sudah pulang 1 orang, jumlah yang diperiksa di Laboratorium 4 orang dengan rincian 3 orang Positif dan 1 orang Negatif. ketiga orang yang positif dilakukan perawatan selama 14 hari di RSUD Nabire,” jelas Sayori.

Setelah 14 hari, Sayori menyampaikan bahwa ketiga pasien positif Covid 19 akan dilakukan pemeriksaan swab test ulang untuk mengetahui perkembangan apakah negatif atau positif. “Dalam 14 hari kedepan ketiganya akan diperiksa swab test ulang supaya kita mengetahui perkembangan mereka, selama waktu yang ditentukan akan dilakukan penjagaan ketak oleh pihak RSUD Nabire,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap agar semua pihak menjaga diri, dengan kondisi kabupaten Nabire yang berada pada zona merah termasuk beberapa kabupaten di Provinsi Papua.

“Tetap mengikuti himbauan pemerintah, mengunakan masker, jaga stamina, jaga imunitas, tetap di rumah dan selalu jaga jarak, dan kita berdoa semoga dalam kondisi aman serta kasus ini dapat segera ditangani,” ungkapnya.

Sayori mengatakan pihaknya mengkarantina semua anggota keluarga dari ketiga pasien positif Covid 19. “Keluarga dari pasien akan kami karantina dengan pengawasan sangat ketat dari petugas selama 14 hari kedepan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Plh Direktur RSUD Nabire, Steven Mareku, mengatakan telah menyiapkan ruangan isolasi sebanyak 19 tempat tidur. Namun yang menjadi prioritas untuk kami siapkan perawatan pasien PDP dan itu ada lima ruang.

“Saya sudah memerintahkan tenaga medis untuk segera menyiapkan segala sesuatu, guna menjemput ketiga pasien tersebut. Sehingga saat ini kami sudah siap menerima ketiga pasien positif covid 19,” pungkasnya.

(YERI TARIMA)