NASIONALNEWS.ID,BANYUMAS-Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengeluarkan untuk seluruh kepala daerah dari partai tersebut untuk menunda ikut retreat di Akmil Magelang, Jawa Tengah. Hingga saat ini terdapat 47 dari total 503 peserta hanya 450 kepala daerah yang sudah mengikuti retreat yang diadakan di Akademi Militer (AKMIL) Magelang Jawa Tengah dengan diantaranya 10 kepala daerah terlambat. Minggu (23/02/2025)
Seperti yang ditulis di akun tiktok @prabowo_president01 diantaranya tampak belum hadir, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono keduanya sama-sama dari partai PDIP.
Diketahui, retreat kepala daerah berlangsung 21-28 Februari 2025.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyebut pihaknya masih menunggu 47 kepala daerah untuk bergabung dalam retreat tersebut.
“Enam kepala daerah yang absen telah memeberikan izin, dimana 5 diantaranya karena saki dan 1 kepala daerah karena mengahdiri acara keluarga” Tulis akun @prabowo_president01
Adapun 47 kepala daerah tersebut terdiri 2 gubernur sebelumnya 53 bupati/wali kota. Kedua gubernur tersebut yakni Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Bali I Wayan Koster. Para kepala daerah ini sempat melakukan pertemuan di De Veranda Cafe, Jalan Diponegoro, Kota Magelang.
“Mewakili kami-kami yang di sini standby untuk masuk. Kemudian juga mewakili keputusan-keputusan yang ada di DPP. Juga, mengomunikasikannya dengan pemerintah pusat dan penyelenggara, tentu dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri,” kata dia.
Sebelumnya Walikota Jogjakarta Hasto Wardoyo menerangkan, jumlah kepala daerah dari PDIP yang sudah berkumpul ada 55.
“Kepala daerah yang ada di sini tadi kita absen ada 53. Kemudian ditambah dua gubernur, tentu jadi 55,” tambahnya.
“(Masuknya Akmil) Waktunya memang kita belum bisa sampaikan. Akan tetapi secepatnya akan ditentukan. Bisa saja hari ini atau besok atau lusa, tapi makanya ini teman-teman semua standby di sini,” pungkasnya, kemarin. Dilansir dari detik.com
Pada saat berita ini di tayangkan, Nasionalnews.id biro Banyumas mencoba mengkonfirmasi langsung melalui voice note ke Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono namun belum berbalas.
>>>>IMAM S






