NASIONALNEWS.ID, SLEMAN — Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menghadiri pembukaan Open Tournament Domino Orado 101 Piala Panglima TNI 2026 di Pendopo Parasamya, Kantor Bupati Sleman, Minggu (27/9/2026).
Turnamen ini digelar serentak di 101 kabupaten/kota di Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Di Sleman, kegiatan yang digelar Pengprov Orado DIY tersebut diikuti sekitar 200 peserta.
Mengusung tema “Orado Memintarkan Indonesia” dan “TNI Prima, TNI Bersama Rakyat”, turnamen tidak hanya menjadi ajang adu strategi. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mencari bibit atlet domino yang nantinya dapat dipersiapkan menuju eksibisi PON 2028.
Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Asisten Personel Panglima TNI Marsda TNI Djon Amarul, disebutkan bahwa domino memiliki nilai yang lebih dari sekadar permainan.
Permainan tersebut melatih strategi, ketelitian, konsentrasi, kesabaran, hingga kemampuan mengambil keputusan.
“Turnamen ini menjadi sarana membangun interaksi yang merakyat, memupuk kebersamaan, serta memperkokoh kemanunggalan TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat,” demikian pesan Panglima TNI.
Ketua Umum PB Orado Yooky Tjahrial mengatakan, pelaksanaan turnamen secara serentak di 101 daerah menjadi bagian dari upaya mengembangkan Orado sebagai olahraga prestasi nasional.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung target pencatatan Rekor MURI.
Di Sleman, turnamen juga menjadi ruang pertemuan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi olahraga dan masyarakat. Domino didorong tidak lagi hanya dipandang sebagai permainan rekreatif, tetapi sebagai olahraga yang membutuhkan strategi, kecerdasan dan sportivitas.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah dan insan olahraga.
Di antaranya perwakilan Danlanud Adisutjipto, Danlanal Yogyakarta, Kapolresta Sleman, Dandim 0732/Sleman, Dandenpom IV/2 Yogyakarta, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Ketua KONI Kabupaten Sleman Haris Sutarta serta Kepala Dispora Sleman Heru Saptono.
Selain memperkuat pembinaan atlet domino, turnamen ini diharapkan ikut mendorong tumbuhnya industri olahraga dan pariwisata di Indonesia. (Jat/Penrem072Pmk)






