NASIONOALNEWS.ID, KEBUMEN – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menghadiri penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kebumen, Rabu (9/9/2026).
Sebanyak 839 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi mengakhiri pendidikan setelah menjalani proses pembentukan dan pelatihan secara bertahap.
Upacara penutupan dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat. Momentum tersebut juga menjadi momen pelantikan dan pengambilan sumpah bagi para prajurit siswa yang kini resmi menyandang pangkat Prajurit Dua.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro, pendidikan yang telah dijalani para prajurit muda disebut menjadi fondasi awal untuk membentuk karakter, mental dan kemampuan sebagai prajurit Infanteri.
“Pendidikan yang baru saja kalian jalani merupakan bekal awal dalam membentuk jati diri menuju tahapan sebagai seorang prajurit Infanteri TNI Angkatan Darat,” kata Pangdam.
Para prajurit muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer. Mereka juga diharapkan memiliki integritas, disiplin, ketangguhan serta tetap rendah hati dan humanis dalam menjalankan tugas.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Semangat untuk terus belajar, berlatih dan menempa diri harus menjadi bagian dari perjalanan pengabdian setiap prajurit.
Moralitas, kejujuran dan loyalitas juga menjadi nilai penting yang harus dijaga. Sebab, menjadi prajurit bukan sekadar mampu menjalankan tugas, tetapi juga menjaga kehormatan diri, satuan dan institusi TNI AD.
Di tengah masyarakat, para prajurit muda diharapkan mampu hadir sebagai bagian dari solusi. Membantu mengatasi kesulitan rakyat dan memberikan manfaat bagi lingkungan menjadi salah satu wujud nyata pengabdian TNI.
Bagi 839 prajurit muda tersebut, berakhirnya pendidikan bukan menjadi akhir perjalanan. Justru, langkah itu menjadi awal pengabdian sesungguhnya saat ilmu, keterampilan dan nilai keprajuritan mulai diterapkan di satuan masing-masing.
Kehadiran Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono dalam upacara tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap lahirnya generasi baru prajurit Infanteri TNI AD yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara. (Jat/Penrem 072 Pmk)











