KKN UAD Dorong UMKM Temon Naik Kelas Lewat Expo

oleh -
kknuad

NASIONALNEWS.ID, KULON PROGO – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Temon, Kulon Progo, mendapat suntikan pengetahuan sekaligus kesempatan memperluas pasar. Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN 159 Temon Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar rangkaian penguatan kapasitas UMKM selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026.

Kegiatan ini tidak hanya berisi pelatihan. Para pelaku UMKM juga diberi ruang untuk langsung memasarkan produknya melalui Expo UMKM di Pantai Congot.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Desain dan Branding UMKM di Balai Desa Jangkaran, Kulon Progo, pada Jumat (28/8).

Pelatihan ini membekali pelaku usaha dengan pemahaman tentang pentingnya desain dan branding dalam membangun identitas produk. Peserta juga diajak memahami cara membuat tampilan produk yang lebih menarik agar mudah dikenali dan mampu memikat konsumen.

Kegiatan berlangsung dengan pemaparan materi, tanya jawab, hingga diskusi. Para pelaku UMKM juga bisa menyampaikan persoalan yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha.

Sehari berikutnya, Sabtu (29/8), kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Manajemen Keuangan dan Stok UMKM di lokasi yang sama.

Materi kali ini lebih banyak menyentuh pengelolaan usaha sehari-hari. Pelaku UMKM mendapat pemahaman tentang pengelolaan modal, pencatatan keuangan, hingga pengaturan stok barang agar usaha bisa berjalan lebih tertib dan efektif.

Setelah mendapat bekal dari dua pelatihan, para pelaku UMKM kemudian diberi kesempatan mempraktikkan kemampuan pemasaran melalui Expo UMKM di Pantai Congot pada Minggu (30/8).

Expo tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan Fun Bike. Stan-stan UMKM dipenuhi berbagai produk lokal, mulai makanan, minuman, hingga produk usaha lainnya.

Kesempatan bertemu langsung dengan masyarakat membuat pelaku UMKM bisa mengenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan.

Salah satu perwakilan penjual dari Kelurahan Janten mengatakan kegiatan expo berlangsung ramai dan mendapat respons positif dari pengunjung. Ia berharap masyarakat kembali membeli dan menikmati produk UMKM dalam kegiatan serupa berikutnya.

Hal senada disampaikan Ibu Nunung. Menurutnya, Expo UMKM memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha karena bisa membantu meningkatkan perekonomian dan menambah penghasilan.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus digelar sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang mendapat kesempatan memasarkan produknya.

Sementara itu, perwakilan Kedai Ara mengaku senang bisa ikut ambil bagian dalam expo tersebut. Selain mendapat pengalaman baru, produk yang ditawarkan Kedai Ara juga mendapat minat tinggi dari pengunjung dan laris sejak acara dimulai.

Ia berharap kegiatan serupa kembali digelar pada tahun berikutnya.

Untuk memberikan apresiasi, panitia juga melakukan penilaian terhadap UMKM peserta expo berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditentukan. Peserta terpilih kemudian mendapat sertifikat penghargaan dari panitia Korcam KKN 159 Temon.

Expo UMKM tersebut juga semakin meriah dengan Fun Bike, pembagian hadiah dan doorprize, serta hiburan musik yang menarik perhatian masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari ini, Korcam KKN 159 Temon UAD berharap pelaku UMKM di Kecamatan Temon tidak hanya mendapat tambahan pengetahuan, tetapi juga semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha.

Pelatihan desain dan branding, manajemen keuangan serta stok, hingga kesempatan berjualan langsung di expo diharapkan bisa menjadi langkah nyata untuk memperkuat ekonomi lokal.

Dengan bekal tersebut, UMKM Temon diharapkan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar, meningkatkan kualitas usaha, dan memiliki daya saing yang semakin kuat. (Jat/Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.