Pasis Sesko TNI Gencarkan Penyuluhan Karhutla di Pulang Pisau

oleh -
sma1

NASIONALNEWS.ID, PULANG PISAU — Pasis Pendidikan Reguler (Dikreg) Sesko TNI Angkatan LVI menggencarkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Memasuki hari ketiga, Kamis (3/9/2026), mereka menyasar tiga lokasi di Kecamatan Kahayan Hilir, mulai dari puskesmas hingga sekolah.

Penyuluhan digelar di Puskesmas Bereng, Kelurahan Bereng, SDN 03 Pulang Pisau, serta SMAN 1 Kahayan Hilir. Kegiatan dipimpin Laksma TNI Henricus P dan melibatkan sejumlah Pasis Dikreg Sesko TNI Angkatan LVI.

Tim penyuluh memberikan pemahaman tentang regulasi pencegahan Karhutla, sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan, serta pentingnya peran pemerintah desa dalam mendeteksi dan melaporkan titik api sejak dini.

puskesmas

Laksma TNI Henricus P menegaskan, pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. TNI, pemerintah desa, dan masyarakat harus bergerak bersama untuk mencegah kebakaran meluas.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama kita jaga hutan dan lahan agar tetap lestari,” tegasnya.

Di lingkungan sekolah, materi penyuluhan disesuaikan dengan usia peserta. Di SDN 03 Pulang Pisau, misalnya, siswa diajak memahami bagaimana kebakaran terjadi, penyebabnya, serta pentingnya menjaga hutan agar tetap lestari.

sd2

Para siswa juga mendapat edukasi mengenai bahaya asap Karhutla bagi kesehatan, cara menggunakan masker dengan benar, hingga pentingnya melapor jika melihat aktivitas pembakaran lahan.

Kepala SDN 03 Pulang Pisau mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap pesan yang diterima siswa bisa dibawa ke lingkungan keluarga.

“Anak-anak di rumah agar mengingatkan orang tua agar tidak membakar lahan,” ujarnya.

Sementara di SMAN 1 Kahayan Hilir, para siswa mendapat materi yang lebih luas mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan, ekonomi, dan perubahan iklim. Mereka juga diperkenalkan dengan mekanisme pelaporan jika menemukan kebakaran, baik melalui pemerintah desa maupun BPBD.

sd1

“Kalian generasi yang akan mewarisi hutan Kalimantan. Jaga dengan ilmu dan aksi nyata,” pesan Laksma Henricus kepada para siswa.

Penyuluhan di sekolah, puskesmas, dan lingkungan desa ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Pulang Pisau tentang bahaya Karhutla.

TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat juga berkomitmen memperkuat pengawasan serta sistem peringatan dini agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sebelum meluas. (Ridar/Penrem 072Pmk)

No More Posts Available.

No more pages to load.