Kondisi Sekolah Rusak, Madrasah Ibtidaiyah di Serang Butuh Perhatian Pemerintah Provinsi Banten

oleh -
img 20260107 wa0310

NASIONALNEWS.ID | Serang – Di balik bangunan sekolah yang rusak dan jauh dari kata layak, semangat belajar para siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Jauharotunnaqiyah tetap menyala. Dengan penuh keceriaan, ratusan siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar meski harus berhadapan dengan kondisi ruang kelas yang memprihatinkan. Rabu (7/01/2026)

Madrasah Ibtidaiyah Al-Jauharotunnaqiyah terletak di Kampung Renged, Desa Renged, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang. Lembaga pendidikan ini berdiri sejak tahun 1966 dan didirikan oleh almarhum KH Khaswara, seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal luas oleh masyarakat Kampung Renged sebagai pelopor pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.

img 20260107 200226

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan madrasah yang sudah mengalami kerusakan cukup parah. Dinding bangunan terlihat retak dan pecah di sejumlah bagian. Material bambu yang digunakan sebagai struktur bangunan sebagian besar telah lapuk dimakan rayap. Sementara itu, kondisi atap madrasah tak kalah mengkhawatirkan. Kayu penyangga tampak rapuh dan sejumlah genteng pecah, sehingga setiap kali hujan turun, air dengan mudah masuk ke dalam ruang kelas dan mengganggu proses pembelajaran.

Madrasah ini merupakan satu-satunya lembaga pendidikan tingkat dasar yang berada paling dekat dengan pemukiman warga sekitar. Namun ironisnya, hingga kini madrasah tersebut masih mengalami kekurangan ruang kelas serta fasilitas penunjang pendidikan, seperti meja dan bangku siswa, meski jumlah peserta didik terus bertambah setiap tahunnya.

Ustaz Badrussalam, salah satu pengajar di madrasah tersebut, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah.
“Atap sekolah madrasah sudah sangat rapuh. Genteng banyak yang rusak, begitu juga meja dan bangku sekolah yang sudah tidak layak digunakan,” ujarnya.

img 20260107 200040

Kondisi ini menjadi gambaran nyata bahwa masih terdapat madrasah ibtidaiyah yang belum sepenuhnya tersentuh bantuan pembangunan, meskipun berbagai program pendidikan telah dicanangkan oleh pemerintah. Masyarakat setempat berharap Pemerintah Provinsi Banten serta instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki dan merehabilitasi bangunan madrasah, demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.

Penulis : Farid
Editor : Daenk

No More Posts Available.

No more pages to load.