Bantah Kendalikan Pemerintahan Dari Luar Daerah, Bupati Intan Jaya Sesalkan Berita Hoaks Tentang Dirinya

oleh -
Img 20201001 Wa0046

NASIONALNEWS.ID, INTAN JAYA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni menyesalkan berita hoaks tentang dirinya, yang menyebut dirinya mengendalikan Pemerintahan dari luar daerah saat terjadi konflik berdarah di Kabupaten Intan Jaya.

“Saya mau memberikan klarifikasi karena telah beredar berita miring bahwa saya mengendalikan pemerintahan dari luar daerah, Ini sama sekali tidak benar. Terus terang saya sesalkan sekali, karena saat kami sedang berupaya jatuh bangun berupaya mengendalikan situasi keamanan di Intan Jaya malah dapat berita seperti ini,” kata Natalis Tabuni, saat ditemui di kediamannya di Sugapa, Intan Jaya, Kamis (1/10/2020) malam.

Ditegaskan Natalis, bahwa dirinya sempat meninggalkan daerah beberapa waktu lalu karena harus memenuhi undangan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara.

“Itu karena ada undangan dari Menteri PAN –RB lalu karena situasi Covid juga terpaksa harus tertahan. Kejadian penembakan Pendeta Yeremias di Hitadipa pada 19 september, tanggal 20 september saya sudah langsung berada di Intan Jaya,” tegasnya.

Bahkan Natalis menyesalkan pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD yang beredar di media dengan menyampaikan berita tidak benar kepada publik yang menuding seakan-akan dirinya tidak berada di Sugapa, Intan Jaya dan mengendalikan pemerintahan dari luar daerah.

“Terus terang saya kecewa juga karena Menko Polhukam harusnya bertanya kepada kami terlebih dahulu sebelum membuat pernyataan yang tentu saja tidak benar,” ungkapnya.

Terkait langkah-langkah pemulihan keamanan di Intan Jaya pasca kejadian, Natalis mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan semua pihak baik dari Kepolisian, TNI, Tokoh Adat dan Gereja termasuk juga saksi-saksi yang mengetahui langsung kejadian penembakan tersebut.

Bahkan sejak kejadian penembakan terhadap Pendeta Yeremias di Hitadipa, pihaknya sudah melakukan dua pertemuan besar di Kantor Bupati Intan Jaya.

“Intinya sama agar kita memastikan betul siapa pelaku penembakan dan apa motifnya. Kami saat ini juga sedang berusaha memastikan keamanan jadi kami berharap agar tidak lagi membuat kegaduhan dengan menyebarkan berita-berita yang tidak benar,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md menyebut situasi di Intan Jaya, Papua, saat ini aman terkendali. Namun, Mahfud meminta Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengawasi secara langsung situasi keamanan di daerahnya.

“Di Intan Jaya, situasi aman-terkendali seperti biasa. Aparat keamanan sudah berjalan seperti biasa, cuma kita menghimbau pemerintah, dalam hal ini Bupati, supaya mengendalikan Intan Jaya itu secara langsung. Jangan dikendalikan dari luar,” kata Mahfud MD kepada wartawan melalui konferensi secara virtual, Kamis (1/10/2020).

Mahfud mengaku mendapat laporan bahwa Natalis tidak berada di Kabupaten Intan Jaya untuk melakukan tugasnya. Dia akan mengecek kebenaran kabar itu.