Bupati Lamongan Ajak SMSI Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Daerah

oleh -
img 20260925 wa0012

NASIONALNEWS.id, LAMONGAN — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lamongan memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat menerima audiensi dan silaturahmi pengurus SMSI Kabupaten Lamongan di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yes menekankan pentingnya peran media di tengah pesatnya perkembangan informasi digital. Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Mari bersinergi mengawal pembangunan daerah,” ujar Bupati Yes.

Ia berharap insan pers mampu menghadirkan pemberitaan yang objektif, berimbang, dan konstruktif sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai program pembangunan di Kabupaten Lamongan.

Bagi Bupati Yes, sinergi antara pemerintah daerah dan media bukan berarti mengurangi independensi pers. Sebaliknya, komunikasi yang terbuka dinilai penting agar media dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional sekaligus menyampaikan informasi mengenai program, capaian, potensi daerah, maupun persoalan publik secara proporsional.

“Pemerintah membutuhkan masukan dan kontrol dari media. Ketika informasi disampaikan secara benar dan berimbang, masyarakat dapat memahami arah pembangunan sekaligus ikut berpartisipasi mengawalnya,” tuturnya.

Bupati Dorong Profesionalisme Pers

Bupati Lamongan juga berharap SMSI terus mendorong peningkatan profesionalisme perusahaan pers dan wartawan. Menurutnya, keberadaan media yang profesional menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem informasi publik yang sehat.

Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat diharapkan dapat mendorong pelaksanaan pembangunan yang semakin transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lamongan.

Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Lamongan M. Nur Ali Zulfikar menyambut baik ajakan Bupati Lamongan untuk membangun komunikasi dan sinergi yang produktif.

Dalam audiensi tersebut, Ali turut memaparkan sejumlah rencana program SMSI Lamongan yang akan dikembangkan, di antaranya Newsroom Jaga Desa, kegiatan cerdas cermat, serta kompetisi penulisan kisah dan esai mengenai program prioritas Bupati Lamongan yang direncanakan berlangsung tahun depan.

“Selain Newsroom Jaga Desa, tahun depan kami juga berencana menyelenggarakan cerdas cermat dan kompetisi penulisan esai tentang program prioritas Bupati Lamongan,” jelas Ali.

Menurut Ali, berbagai program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang partisipasi bagi pelajar, generasi muda, komunitas, dan masyarakat untuk lebih mengenal program pembangunan daerah sekaligus menyampaikan gagasan konstruktif bagi kemajuan Lamongan.

SMSI Tetap Jaga Independensi Pers

Ali menegaskan bahwa kolaborasi antara SMSI dan pemerintah daerah harus dibangun dalam semangat saling menguatkan.

Pemerintah, kata dia, membutuhkan dukungan dalam penyebarluasan informasi yang akurat sekaligus masukan konstruktif dari masyarakat. Di sisi lain, media membutuhkan ruang komunikasi yang terbuka agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.“Kolaborasi ini harus saling menguatkan. Pemerintah memperoleh dukungan penyebarluasan informasi yang akurat dan masukan konstruktif dari masyarakat, sementara media memperoleh ruang komunikasi yang terbuka agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional,” ujarnya.

Meski demikian, Ali memastikan SMSI Lamongan tetap berkomitmen menjaga independensi pers dan fungsi kontrol sosial sesuai prinsip-prinsip jurnalistik.

Dukungan terhadap pembangunan daerah, menurutnya, tidak boleh dimaknai sebagai hilangnya sikap kritis media. Pers tetap memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi berdasarkan fakta, mengangkat capaian pembangunan secara objektif, sekaligus memberikan kritik secara proporsional apabila terdapat persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

“Dukungan terhadap pembangunan daerah tidak berarti media kehilangan sikap kritis. Pers tetap harus berpihak pada kepentingan publik, menyampaikan capaian secara objektif, sekaligus memberikan kritik yang proporsional apabila ditemukan persoalan,” pungkasnya.

Pertemuan antara Bupati Lamongan dan SMSI tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah dan insan pers, sekaligus memperkuat peran media dalam menghadirkan informasi yang sehat, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Reporter: Sholichan

No More Posts Available.

No more pages to load.