Dua Ahli Pengobatan Terluka Saat Merehabilitasi

oleh -

 

NASIONALNEWS.ID,JAKARTA – Dua orang ahli penyembuan penderita gangguan jiwa terluka saat merehabilitasi Muklisin (25), di Jalan Arimbi RT 11 RW 04 Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (27/4/19).

Korban yaitu Gustin (46) dan Hartaya  (75). Gustin adalah ahli penyembuhan orang yang menyandang ganguan jiwa terpaksa harus mengalami luka dibagian jempol tangan kanan nyaris putus dan luka di kepalanya, sementara Hartaya sesepuh di tempat penyembuhan juga luka di bagian kepala akibat sayatan senjata tajam jenis golok,

Ketua RT Yahya mengatakan, setelah menerima laporan dari keluarga korban mengenai peristiwa tersebut, pihaknya langsung ke lokasi dan melihat korban sudah berlumuran darah, peristiwa berlangsung sekitar pukul 04 00 WIB.

“Usai Sholat subuh, saya menerima laporan dari keluarganya, bahwa ada kejadian pembacokan, langsung datang dan ternyata dua orang luka-luka dan langsung kami membantu membawa ke Rumah Sakit Hermina Daan Mogot Kalideres,” jelasnya.

Sementara Sutiah (61) ibu pelaku ketika diminta keterangan, membenarkan kalau Mukkisin sedang menderita gangguan jiwa, anaknya tersebut kalau dirumah sering berlari-larian keluar rumah.

“Kalau di rumah pernah mengamuk, tapi tidak separah ini, kalau kumat paling cuma lari keluar rumah, dan setelah itu pulang lagi,” katanya.

Lebih dalam lagi Sutiah menjelaskan, niat dirinya membawa Muklisin ke rumah Gustin untuk mengobati anaknya yang sakit, supaya diobati dari sakitnya, dirinya tidak mengetahui kalau sampai kejadianya seperti ini.

“Baru satu minggu di tempat penyembuhan, tiba-tiba ngamuk,” kata Sutiah,” tandasnya.

Dikhawatirkan kondisi Muklisin akan lebih parah, keluarganya akhirnya menyerahkan ke Panti Sosial Kedoya Jakarta Barat oleh Petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Barat supaya mendapat perawatan. (Bb).

No More Posts Available.

No more pages to load.