Hari Pertama 2026, Pasar Tradisional di Yogyakarta Sebagian Pilih Tutup

oleh -
oleh
img 20260101 153616

NASIONALNEWS.ID YOGYAKARTA –  Hari pertama bulan Januari 2026 hampir sebagian besar pedagang pasar tradisional di Jogjakarta memilih menutup kiosnya hanya beberapa kios pedang yang membuka usahanya, Kamis (1/1/2026).

Salah satunya Pasar Kolombo sebuah pasar tradisional milik Kalurahan Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta.

Pasar Kolombo yang berlokasi di Jalan Kaliurang KM 7 itu menampung sekitar 600 pedagang itu Jumlah salah satu pasar tradisional yang potensial  di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berdasarkan data yang dihimpun dari BPS tahun 2020 diwilayah ini terdapat 344 pasar tradisional.

“Sebagian besar kios masih tutup tapi kios penjual sembako dan pasar  ayam dan ikan basah tetap buka walau cuman sebagian tutup,” kata Anwar petugas parkir dari Dinas  Perhubungan Kabupaten Sleman Kamis (1/1/2026) yang dimintakan konfirmasinya.

img 20260101 wa0005

Sebagian besar pembeli yang bertandang ke Pasar Kolombo dari pemantauan NasionalNews.id, berburu beraneka panganan tradisional seperti nasi gudeg dan jenang sumsum termasuk penganan tradisional lainnya istilahnya nyamikan.

Di tengah maraknya kuliner modern dan jajanan kekinian, jajanan tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Berbagai makanan khas seperti klepon, cenil, onde-onde, lupis, hingga pisang goreng tetap ramai diburu, baik di pasar tradisional maupun di lapak pedagang kaki lima yang tersebar di sudut-sudut kota.

Jajanan tradisional tidak hanya menawarkan cita rasa manis dan gurih yang khas, tetapi juga membawa nilai nostalgia bagi banyak orang.

“Saya tetap buka tapi hanya setengah hari biasanya hari libur seperti ini banyak yang mencari tiwul, klepon dan cenil, nasi jagung dan pecel,” kata pedagang penganan.

“Tiwul dibuat dari singkong yang dijemur hingga kering, atau biasa disebut gaplek. Gaplek ditumbuk hingga halus, kemudian dikukus hingga matang banyak dicari pembeli,” jelas mbak Tati.

Gudeg, makanan tradisional khas Yogyakarta yang melegenda dengan cita rasa manis gurih, memiliki keistimewaan sendiri yang selalu dicari masyarakat juga paling diminati para pembeli di Pasar Kolombo yang dengan sabar rela antri menunggu dilayani penjual nasi gudeg.

(Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.