NASIONALNEWS.ID. YOGYAKARTA – Pedagang tiban yang berjualan bendera, umbul-umbul, hingga tiang bambu sudah bermunculan di berbagai jalan protokol, termasuk di Kota Yogyakarta. Pembelian atribut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI disebut mulai meningkat.
Seorang pedagang tiban di Jalan Kaliurang KM 9, Suhono sudah mulai berjualan sejak 20 juli lalu. Ia menjual berbagai macam atribut seperti umbul-umbul, background, tiang bambu, bendera merah putih segala ukuran, hingga bendera plastik.
“Pembeli kalau masyarakat biasa masih jarang. Kalau pembeli dari lembaga, dinas, perkantoran sudah lumayan,” kata Suhono (45) kepada NasionalNews.id Senin (28/7/2025).
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana Kota Jogyakarta semakin semarak dengan kehadiran para pedagang musiman yang menjajakan pernak-pernik dan bendera Merah Putih.
Mereka terlihat ramai di sepanjang trotoar jalan protokol dan ring road yang membelah kota budaya, pendidikan dan pariwisata ini.
Berbagai ukuran bendera Indonesia tersedia, mulai dari 90 x 60 cm, 120 x 70 cm, 150 x 100 cm, hingga 180 x 120 cm. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung ukuran.
Dari bendera ukuran terbesar dibanderol sekitar Rp 350.000, sementara ukuran kecil seperti 90 x 60 cm dijual seharga Rp 35.000. Ia juga menambahkan bahwa harga bisa lebih murah jika pembeli mengambil dalam jumlah banyak.
Para pedagang bendera dadakan ini datang beberapa kota di Indonesia. Salah satunya pedagang bendera yang datang dari Desa Pengrajin Merah Putih di Indonesia berasal dari
Desa Leles, Garut, Jawa Barat.
Desa ini dikenal sebagai sentra pengrajin bendera merah putih yang produknya banyak dijual di berbagai daerah, terutama menjelang Hari Kemerdekaan.
“Selain kekota jogja kami juga kekota lain dipulau Jawa termasuk luar pulau” kata seorang pedagang bendera yang nyanggong diperempatan Kentungan, Jalan Kaliurang km 4 Jogjakarta.
Di Yogyakarta, terdapat tradisi pengibaran bendera merah putih raksasa yang dilakukan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tradisi ini biasanya dilakukan di beberapa lokasi, salah satunya adalah Bukit Klangon, yang berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Pengibaran bendera ini juga menjadi daya tarik wisata di Bukit Klangon.
Beberapa lokasi pengibaran bendera raksasa di Yogyakarta:
Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman.
Pengibaran bendera di Bukit Klangon telah menjadi tradisi tahunan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti TNI, Polri, masyarakat, relawan, dan pemerintah desa. Termasuk beberapa tempat lain seperti.
Monumen Jogja Kembali (Monjali):
Bendera raksasa juga dikibarkan di Monjali sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan dan HUT Monjali. (Ridar)







